Pagelaran Kolosal Meriahkan Peringatan Hari Pahlawan di Purworejo

    


Penampilan salah satu seniman, menjadi bagian dari pagelaran kolosal berjudul Napas Juang, Minggu (10/11), di GOR WR Supratman, Purworejo - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Ratusan seniman lintas generasi yang tergabung dalam Sanggar Tari Prigel, tampil memukau lewat pagelaran kolosal berjudul Napas Juang, Minggu (10/11), di GOR WR Supratman, Purworejo. Gelora kepahlawan juga diangkat melalui lagu-lagu oleh Grup Paduan Suara SMAN 1 Purworejo dan sejumlah sekolah lainnya.

Pentas tersebut, menjadi bagian dari Pagelaran Peringatan Hari Pahlawan, yang dimotori oleh Alumni SMA Negeri 1 Purworejo atau Paguyuban Muda Ganesha (MG). Pesan-pesan kebangsaan dan kepahlawanan, menggelora selama pagelaran. Hal ini makin memperkuat branding Purworejo sebagai Kota Pejuang.

Sekitar seribuan tamu undangan dari berbagai unsur, mulai dari pejabat pemerintahan, BUMN/BUMD, tokoh masyarakat, perwakilan MG lintas angkatan, hingga komunitas, ikut hadir dalam acara tersebut.

Acara makin meriah, dengan hadirnya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Tampak pula Kasubdit Program Evaluasi dan Dokumentasi Direktorat Kesenian Kemendikbud RI Kuat Prihatin, Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti, Ketua DPRD Dion Agasi Setiabudi, Forkopimda, sejumlah petinggi partai, dan kepala OPD di Kabupaten Purworejo.

Tausiah Kebangsaan oleh Yudi Latif PhD, juga menjadi bagian yang ditunggu-tunggu selama pagelaran. Sementara penyanyi papan atas, Dewi Yull, yang sengaja diundang khusus, tampil di puncak acara.

Dijelaskan oleh Dwi Wahyu Atmaji, Sekretaris Menpan-RB yang juga ketua Umum Muda Ganesha, pagelaran tersebut, menjadi tindak lanjut deklarasi Purworejo Kota Pejuang yang dilakukan saat Napak Tilas Perjuangan Tentara Pelajar pada 11 November 2018 lalu.

Atmaji berharap, branding Purworejo Kota pejuang dapat terus menggelora dan menjadi motivasi masyarakat untuk meneladani semangat para pahlawanan dalam berjuang membangun bangsa.

“Ini menjadi bagian untuk memotivasi pembangunan di Kabupaten Purworejo pada khususnya dan Indonesia pada umumnya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ganjar Pranowo menyampaikan, bahwa Purworejo layak menjadi kota pejuang mengingat banyaknya pahlawan nasional kelahiran Purworejo, seperti WR Soepratman. Hal itu harus menjadi motivasi, khususnya generasi muda, untuk membangun Purworejo.

Ganjar juga memberikan apresiasi atas kreativitas peringatan Hari Pahlawan yang digelar. Salah satu yang menjadi pusat perhatiannya yakni penampilan sosok penyanyi cilik dengan suara merdunya. Ganjar pun memberikan hadiah sepeda.

Hal tak jauh beda juga diungkapkan Bupati Purworejo dalam sambutan yang dibacakan Wabup Yuli Hastuti, bahwa predikat Kota Pejuang layak disandang karena di kabupaten Purworejo ini banyak putra daerah mendapat gelar pahlawan. (Jon)