PAD Rote Ndao 2017 Lampaui Target

    


Ilustrasi

KORANJURI.COM – Hingga triwulan IV pada bulan November 2017, penerimaan Pajak dan Retribusi Daerah di wilayah kabupaten Rote Ndao mencapai 101, 62 persen.

“Jadi memasuki minggu ke-3 November 2017, total pendapatan mencapai Rp 6.333.863,450 miliar dari target  target Rp 6.233.030.986,” jelas Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Wilayah Kabupaten Rote Ndao, Marthen Daepanie, melalui Kepala Sub Bagian Tata Usaha Piet Manehat.

Total realisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor tersebut diperoleh dari realisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor (PKB) sebesar Rp 2.804865,550 dari target Rp 2.750.806. 236 atau setara dengan 101,97 persen.

Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) dari target Rp 3.179.000,000 dengan realisasi sebesar Rp 3.163.069.000 atau setara dengan 99,49 persen.

Piet Manehat menambahkan, untuk mencapai target pendapatan, pihak UPT Samsat juga bekerja sama dengan sejumlah komponen perangkat daerah. Karena beberapa penghasilan dibagi bersama seperti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), dan BBM-KB dan khusus Pajak Bahan Bakar prosentasi pembagian dengan pemerintah daerah terbalik, yakni 70 persen pendapatan disetor ke Pemerintah Daerah dan 30 persen disetor ke Provinsi.

“Sedangkan BBM-KB dan PKB 70 persen untuk provinsi dan daerah mendapatkan 30 persen,” kata Manahet.

 
Manehat menambahkan, untuk menambah perolehan pajak, pihaknya melakukan jemput bola dengan menggelar operasi kendaraan bersama dinas perhubungan Kabupaten dan Kepolisan di sejumlah wilayah di Pulau Rote.

Selain itu, kata Piet, pihaknya juga bekerjasama dengan para Pemda, Camat dan para Kepala Desa. 

“Saat ini, di bulan November sudah melampaui target bahkan sudah mencapai 101,62 persen,” kata Manehat. (Zak)