OTC Jembatani Petani Pasarkan Produk Pertanian Organik

    


Gedung Dinas Pertanian dan Sentral Perdagangan Organik diresmikan oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Senin, 7 Agustus 2017 - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Organic Trade Center (OTC) yang dimiliki Dinas Pertanian Bali bakal memberikan peluang kepada petani untuk mengembangkan pola tanam organik. Wadah tersebut juga berfungsi sebagai sarana edukasi hingga pemasaran produk alami dari petani.

Kepala Dinas Pertanian Bali, Ida Bagus Wisnu Ardana menjelaskan, banyak keunggulan dengan menerapkan sistem pertanian alami.

“Yang perlu kita lakukan mendorong petani untuk menerapkan sistem tanam organik, terutama edukasi harga produk yang dijual lebih mahal dibandingkan non organik,” jelas Wisnu Ardana, Senin, 7 Agustus 2017.

Keuntungan pola tanam organik bukan saja soal harga produk yang lebih mahal jika dibandingkan produk non organik. Namun juga ramah lingkungan karena dalam proses bercocok tanam tidak menggunakan pupuk kimia.

“OTC ini menaungi semua wadah termasuk korporasi sebagai konsumen yang akan membeli produk berbahan organik. Jadi sebenarnya disini sudah ada harga dan market yang standar untuk olahan pertanian organik,” jelas Wisnu Ardana.

Peresmian gedung OTC itu juga disertai dengan pameran usaha makanan organik. Selain itu, unjuk karya siswa SMK Negeri 1 Petang juga turut mengkampanyekan sistem tanam vertikal organik di lahan sempit.

Disitu, hasil karya siswa sekolah kejuruan itu dipamerkan. Terutama, untuk tanaman konsumsi seperti sayur mayur yang dapat dilakukan di halaman rumah dengan metode sederhana yakni denga hidroponik.

Selain itu, siswa juga menunjukkan bagaimana daun seledri bis bertahan tetap segar selama 10 hari hanya dengan teknik sederhana.

“Caranya cukup memasukkan batang seledri di gelas berisi air, ini bisa bertahan segar sampai sepuluh hari sejak dipanen,” jelas seorang siswa.

Gedung Dinas Pertanian dan Sentral Perdagangan Organik diresmikan oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika. (Way)

Hits: 0