Ngurah Ambara Apresiasi Aksi Donor Darah di Tengah Pandemi

    


Donor darah di Masjid Raya Baiturrahmah, Jl. Ahmad Yani, Dauh Puri Kaja, Dusun Wanasari, Denpasar, Bali, (Kampung Jawa), Sabtu (7/11/2020) pagi - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Puluhan orang tampak memadati Masjid Raya Baiturrahmah, Jl. Ahmad Yani, Dauh Puri Kaja, Dusun Wanasari, Denpasar, Bali, (Kampung Jawa), Sabtu (7/11/2020) pagi.

Dengan menerapkan protokol kesehatan, cuci tangan, jaga jarak dan memakai masker, mereka berkumpul untuk mengikuti kegiatan sosial donor darah yang merupakan rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Ketua Panitia, H. Hakim mengatakan, kegiatan bakti sosial berupa donor darah ini merupakan rutinitas tahunan.

“Kami mengadakan donor darah satu tahun sekali. Dan target untuk kegiatan kali ini, 150 kantong. Sedangkan untuk santunan anak yatim, jumlahnya seratus,” ujarnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat asal Jalan Kenyeri, Denpasar, Gede Ngurah Ambara Putra yang hadir dalam acara ini menyampaikan apresiasinya terhadap donor darah ini.

“Beberapa hari lalu saya juga sudah sempat donor darah di Krisis Centre, MUI, sehingga harus ada jeda waktu,” kata Ambara.

Ngurah Ambara juga mendengar bahwa di masa pandemi Covid-19 ini, PMI kekurangan darah. Namun kabar baiknya, lanjut dia, saat ini donor sudah diperbolehkan dalam jangka waktu dua bulan sekali.

Pihaknya pun menepis anggapan donor darah berpengaruh negatif terhadap kesehatan.

“Selama ini saya melakukan donor darah, rasanya lebih baik dan tetap sehat,” ujarnya seraya berharap kepada masyarakat Denpasar agar mengikuti donor darah. Karena saat ini, PMI kekurangan stok darah.

Sementara rekan Ngurah Ambara, yakni Made Bagus Kertha Negara juga tampak menyumbangkan darahnya dalam aksi sosial itu.

“Setetes darah menyelamatkan manusia. Jadi tidak ada ruginya jika kita berbagi,” ujarnya. (Way)