Nekad Curi Motor Untuk Biaya Nikah

    


Mardiyono, pelaku pencurian sepeda motor yang kini ditahan di Mapolsek Grabag - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Mardiyono (21), warga Tlogopragoto, Kecamatan Mirit, Kebumen, kini berurusan dengan polisi. Laki-laki pengangguran ini, jadi tersangka kasus pencurian motor. Dia ditahan di Mapolsek Grabag, Purworejo.

Semua bermula, dari hilangnya sepeda motor milik Amat Dahrul (36), warga Karanggadung RT.2 RW.3, Petanahan, Kebumen. Sepeda motor Vega R nopol B 6621 SN milik Dahrul ini, hilang di gubug tambak udang di Desa Kertojayan, Grabag, Rabu (23/11) lalu.

“Hilang saat korban sedang bekerja. Kejadiannya malam hari sekitar jm 23.00 WIB, dengan cara memotong tali pengikat dinding gubug, lalu menyelinap masuk,” jelas AKP Suwito, Kapolsek Grabag, Rabu (21/12).

Akibat peristiwa pencurian dengan pemberatan ini, korban Dahrul mengalami kerugian Rp 3 juta. Mengetahui motornya hilang, korban langsung lapor ke Polsek Grabag.

Setelah melalui serangkaian penyelidikan, akhirnya polisi menangkap Mardiyono, Senin (19/12). Dari tangan tersangka, polisi menyita sebuah sepeda motor Vega R nopol B 6621 SN sebagai barang bukti.

Dari pengakuan pelaku, ternyata dia melakukan pencurian bersama kedua temannya, yang kini masih buron. Akhirnya terungkap pula motif dari kasus pencurian tersebut.

“Rencana mau buat biaya nikah bulan depan. Belum sempat dijual, sudah ketangkap polisi,” aku tersangka.

Atas perbuatannya, Mardiyono terancam hukuman 7 tahun penjara. Dia dijerat dengan pasal 363 KUHP.
 
 
Jon