Napak Tilas MCW di Usia 12 Tahun

    


Seremoni perayaan HUT Ke-12 MCW, Kamis, 5 April 2018 - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Masih fokus di pemberitaan anti korupsi, majalah MCW hingga sekarang tetap eksis.12 tahun perjalanan Media Corruption Watch tak lepas berbagai transformasi format yang diawali dari tabloid.

Pendiri sekaligus pemilik MCW, Jeffry Karangan mengatakan, Tabloid MCW kali pertama 5 April 2006. Tiga tahun berjalan dan seiring kebutuhan halaman yang semakin bertambah, konsep berubah menjadi ukuran majalah. Hingga tahun 2009, dikatakan Jeffry, terjadi kendala teknis yang memaksa penerbitan mengalami stuck selama setahun.

“Sempat vacuum selama setahun, namun kemudian terbit lagi dengan format majalah hingga sekarang,” jelas Jeffry di Denpasar, Kamis, 5 April 2018.

Jeffry Karangan yang juga ketua Bidang Organisasi DPP IMO Indonesia menambahkan, MCW tetap konsen mengulas pemberitaan kasus korupsi dan opini anti korupsi.

“Konten MCW 70 persen mengulas tentang korupsi dan penanganan perkaranya, sedangkan 30 persen menampilkan berita tentang keberhasilan pemerintah dalam membangun infrastruktur di seluruh Indonesia,” jelas Jeffry.

Sementara, perubahan dunia media konservatif menjadi media digital juga disikapi oleh pengelola. Sejak setahun lalu, MCW resmi memiliki portal berita website yang beralamat di www.mcwnews.com.

Konten pemberitaan yang disajikan, menurut Jeffry, lebih luas menyasar ke berbagai isu. Prosentase ruang berita terbagi 50:50 untuk berita umum dan spesifik seperti yang selama ini menjadi nafas Media Corruption Watch. (Way)