Muncul Fenomena Seperti Guratan Naga Saat Koster Sembahyang di Pura Hyang Wisesa, Besakih

    


Gubernur Bali Wayan Koster, melaksanakan Tirta Yatra guna bersembahyang ke beberapa pura yang berada di areal Pura Agung Besakih, Sabtu, 9 Februari 2019 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Gubernur Bali Wayan Koster, melaksanakan Tirta Yatra guna bersembahyang ke beberapa pura yang berada di areal Pura Agung Besakih, Sabtu, 9 Februari 2019.

Persembahyangan dimulai dari Pura Pedharmaan Bendesa Manik Mas. Tujuannya, memohon kelancaran dan kesuksesan serta bentuk angayubagia atas jabatan yang diemban saat ini selaku Kepala Daerah Provinsi Bali.

Koster mengharapkan agar bisa membawa Bali ke arah yang semakin baik kedepannya, menuju masyarakat Bali yang adil dan makmur serta sejahtera sesuai ‘Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali’.

Beranjak dari Pura Pedharmaan, Gubernur Koster melanjutkan persembahyangan ke Pura Hyang Aluh yang berada di sisi Barat Pura Agung Besakih. Selanjutnya, ke Pura Merajan Kanginan yang kala itu sedang digelar upacara Piodalan dan Pemelaspasan linggih Hyang Beradah.

Koster bersama para krama pengempon dan pemedek mengikuti upacara dan persembahyangan dengan khusuk, yang dipimpin oleh Pandita Ida Shri Bhagawan Putra Natha Nawa Wangsa Pemayun.

Mengakhiri Tirta Yatra, Gubernur Koster didampingi Ida Shri Bhagawan Putra Natha Nawa Wangsa Pemayun, melaksanakan Persembahyangan di Pura Hyang Wisesa.

Di Pura itu, sempat terjadi fenomena adanya guratan-guratan menyerupai perwujudan naga pada seluruh bagian tembok pelinggih. Koster berharap tanda-tanda ini bisa membawa kebaikan dan berkah bagi Bali. (*)