Mulai Besok, Diberlakukan Pelarangan Sementara Orang Asing ke Indonesia

    


Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly (tengah), Bupati Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta (kanan) dan Bupati Kabupaten Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Pemerintah Indonesia menerbitkan Peraturan Menkumham Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pelarangan Sementara Orang Asing Masuk Wilayah Negara Republik Indonesia.

Peraturan itu mulai berlaku pada 02 April 2020, pukul 00.00 WIB, sampai masa pandemi Covid-19 berakhir, yang dinyatakan oleh instansi berwenang.

Namun untuk orang asing tertentu masih diijinkan masuk ke Indonesia, sesuai yang ditetapkan dalam 6 pengecualian.

Pertama, orang Asing Pemegang Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas) dan Kartu Izin Tinggal Tetap (kitap). Orang asing pemegang visa diplomatik dan visa dinas.

Orang asing pemegang Izin Tinggal Diplomatik dan Izin Tinggal Dinas. Tenaga bantuan dan dukungan medis, pangan.

“Hal ini didasari oleh alasan, kemanusiaan (humanitarian purpose),” jelas Menkumham Yasonna Laoly dalam siaran pers yang diterima Koranjuri.com, Rabu, 1 April 2020.

Pengecualian juga berlaku untuk, awak alat angkut laut, udara maupun darat dan orang asing yang akan bekerja pada Proyek-proyek Strategis Nasional.

Dikatakan Yasonna, pengecualian tersebut juga harus memenuhi persyaratan lain yakni, memiliki surat keterangan sehat dalam Bahasa Inggris yang dikeluarkan oleh otoritas kesehatan dari masing-masing negara.

Telah berada 14 hari di wilayah/negara yang bebas Covid-19 dan pernyataan bersedia untuk dikarantina selama 14 hari yang dilaksanakan pemerintah Indonesia.

“Dengan diberlakukannya Permenkumham ini, maka Permenkumham Nomor 7 dan 8 Tahun 2020 dinyatakan tidak berlaku,” kata Yasonna. (Way/*)