MPLS Serentak SMP di Bali, SMP PGRI 2 Denpasar Diikuti 451 Siswa

    


Pimpinan, guru dan jajaran staf SMP PGRI 2 Denpasar - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Selama tiga hari, siswa baru tingkat SMP se-Bali, hari ini secara serentak melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Di SMP PGRI 2 Denpasar, 451 siswa baru mengikuti upacara pembukaan MPLS di lapangan olahraga sekolah setempat.

MPLS menjadi bagian tradisi dan budaya yang wajib diikuti siswa baru untuk mengenali lingkungan baru mereka. Kepala SMP PGRI 2 Denpasar, I Gede Wenten Aryasuda menjelaskan, MPLS tidak bersifat menekan atau perpeloncoan.

“Saat ini sudah tidak ada lagi gojlokan atau perpeloncoan. Semua menekankan pada budaya pendidikan yang ada di setiap sekolah,” jelas Aryasuda, Senin, 9 Juli 2018.

Seperti yang sering diadakan, narasumber dari berbagai kelembagaan seperti kepolisian, Dinas Kebersihan maupun penyuluhan kesehatan dari dinas kesehatan Kota Denpasar juga akan terlibat secara aktif memberikan materi.

Tahun ini, menurut Aryasuda, pihaknya juga mengundang narasumber dari kejaksaan untuk memberikan materi-materi terkait pendidikan anti korupsi.

“Selain narasumber dari luar sekolah, dari internal sekolah juga ada guru-guru kami yang memberikan pemaparan materi,” jelasnya demikian.

Ditengah perubahan era manual menjadi digital seperti sekarang ditandai oleh perubahan paradigma. Perubahan itu terlihat nyata dari alat bantu teknologi yang bersifat portable dan mudah dibawa kemana-mana.

Karena itu, menurut Aryasuda, era baru yang ditandai dengan Revolusi Teknologi dan Revolusi Industri sekarang, patut dipahami oleh para siswa baru. Terutama, terhadap mudahnya mengakses konten-konten negatif yang marak beredar di media sosial maupun melalui jaringan internet.

“Kami disini tidak mengijinkan siswa membawa ponsel. Sebagai gantinya, sekolah memfasilitasi alat komunikasi jika siswa mau berkomunikasi dengan orangtuanya,” ujarnya demikian. (Way)