MPLS di SMPN 7 Denpasar Diisi Penyuluhan Bahaya Narkoba

    


Kepala SMP Negeri 7 Denpasar, Titik Wahyani - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk tingkat SMP di Bali sudah memasuki hari kedua. Untuk sekolah pemerintah, MPLS digelar selama tiga hari mulai Senin, 10 Juli 2018 hingga 13 Juli 2018.

SMP Negeri 7 Denpasar memfokuskan kegiatan pembukaan MPLS di sekolah dengan memberikan materi wawasan umum seperti yang rutin dilakukan. Kepala SMP Negeri 7 Denpasar, Titik Wahyani menjelaskan, pihaknya menerima 324 peserta didik baru.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya penekanan MPLS harus sejuk tanpa ada kontens kekerasan, baik fisik maupun verbal,” jelas Titik Wahyani, Selasa, 10 Juli 2018.

Secara aktif, pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) terlibat langsung dalam pelaksanaan masa orientasi tersebut. Namun, kata Titik Wahyani, semua dalam pantauan guru pembimbing.

Sehingga, tidak ada kemungkinan MPLS bergeser dari ketentuan yang sudah diatur. Menurut Titik, kegiatan masa pengenalan itu semata-mats untuk mengenalkan lingkungan sekolah dan rasa tanggungjawab siswa baru akan tugasnya.

Karena itu, tugas tetap diberikan namun dalam batas normatif dan tidak diluar kemampuan siswa. Materi wawasan umum juga diberikan dengan mendatangkan sejumlah narasumber.

Diantara narasumber yang dihadirkan antara lain, dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Kepolisian dan Dinas Kesehatan.

“Termasuk dari Badan Nasional Narkotika juga memberikan materi akan bahaya narkoba,” jelas Titik. (Way)<