Monitor Kerjasama JCLEC, Kapolri Bertemu Kapol Australia di Perth

    


Kapolri Jendral Tito Karnavian bertemu dengan Kepala Kepolisian Australia Andrew Covin di Perth, Australia, Senin, 9 April 2018 - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Pertemuan Dewan Pembina Jakarta Centre for Law Enforcement Cooperation (JCLEC) digelar di Perth, Australia, Senin, 9 April 2018. Kapolri Tito Karnavian yang hadir dalam acara itu mengatakan, pertemuan tahunan dewan pembina JCLEC untuk memonitor perkembangan wadah kerjasama pemberantasan terorisme dan kejahatan lintas negara di kawasan Asia Pasifik tersebut.

“JCLEC merupakan pusat pelatihan berkelas dunia. Indonesia berkeinginan mempertahankan posisi JCLEC sebagai acuan kerja sama internasional dan pusat peningkatan kapasitas,” kata Tito di Perth, Australia, Senin, 9 April 2018.

Dalam agenda itu, Kapolri Tito Karnavian bertemu Kepala Kepolisian Federal Australia, Andrew Covin.

Covin menyampaikan, meski JCLEC melibatkan banyak negara namun esensi dari JCLEC adalah kerjasama yang saling menguntungkan antara Indonesia dan Australia.

“JCLEC adalah suatu pusat pelatihan dalam rangka kerjasama penegakan hukum yang didirikan berdasarkan ‘Joint Declaration’ Polri dan Australian Federal Police,” jelas Andrew Covin

Kerjasama JCLEC ditandatangani di Bali oleh Kapolri, Jenderal Pol. Drs. Da’i Bachtiar dan Kepala Kelolisian Australia, Commissioner Mick Keelty pada 5 Februari 2004.

JCLEC diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Megawati Soerkarno Putri pada tanggal 3 Juli 2004 di Semarang. Peresmian dilakukan bersamaan dengan perayaan ulang tahun Polri ke-58.

Saat ini, Sekretariat JCLEC berada di Gedung TNCC Mabes Polri Jakarta. Sedangkan untuk pelatihan ditempatkan di Akademi Kepolisian, Semarang.

Pusat pelatihan ini terbuka bagi para penegak hukum di negara-negara Asia Pasifik untuk berbagi informasi dan pengalaman kontemporer dalam menangani kejahatan terorisme dan kejahatan lainnya. (*)