Modal Nekad Akhirnya Sukses Membuka 30 Usaha Konveksi

    


Toko Grosir konveksi - foto: Agus Prastio/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Cerita memulai bisnis dengan modal minim, bahkan nol dan tetap nekad menjalankan usahanya banyak dilakukan oleh para pesohor di bidang bisnis. Bukan saja di Indonesia tapi juga di luar negeri.

Hal yang sama juga dilakukan pemuda yang menggeluti bisnis hijab asal Kampung Bibis, Solo, Jawa Tengah. Gilang, melihat Perkembangan hijab di Indonesia pada saat ini sedang pada puncaknya.

“Setiap hari penjualan bisa mencapai Rp 15 juta. itu melalui penjualan langsung di toko dan juga penjualan secara online,“ terang Gilang, pemilik usaha toko hijab RSD di Kampung Bibis, Solo, Jawa Tengah, 26 September 2016.

Di Solo dan Jogja, ladang usaha fashion hijab dirasa sebagian pebisnis cukup menjanjikan. Keuntungan bisa dikatakan lumayan sehingga banyak yang banting setir mengalihkan usahanya khusus untuk hijab.

Gilang mengaku memulai bisnisnya dengan modal nekad. Awalnya ia mengambil barang dari tengkulak dengan keuntungan sedikit. Tapi pada perjalanannya, Gilang mampu membuktikan usaha yang dimulai dari nol itu mampu berkembang seperti sekarang.

Omset rata-rata per bulan sekarang sudah menembus ratusan juta dari penjualan hijab tersebut. Pengalamannya juga bertambah terkait material kain yang laris dan disukai pelanggannya.

“Toko hijab RSD ini mulai dapat dinikmati hasilnya setelah 3 tahun berjalan. Sekarang sudah ada 30 penjahit dan konveksi di Palur dan Polokarto, Sukoharjo,“ kata Gilang.
 
 
Agus