Meriahkan Ramadan, Kesenian Indonesia Kembali Perform di Mesir

    


Ketua Umum KSBN Hendardji Soepandji saat melepas tim KSBN untuk Cairo & Alexandria Ramadhan Festival di Sekretariat KSBN Jakarta - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Setelah keikutsertaan pertama di ajang The 6th Damanhour International Folklore Festival, awal April lalu, Tim Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Indonesia kembali bertolak ke Mesir, Rabu, 23 Mei 2018, siang.

Mereka akan tampil di Cairo & Alexandria dalam ajang Ramadhan Festival 2018 mulai 23-29 Mei 2018.

“Mesir jadi salah satu pusat peradaban tertua di dunia. Keterlibatan Indonesia disana sangat membanggakan,” jelas Ketua Umum KSBN Hendardji Soepandji, saat pelepasan tim di Sekretariat KSBN di Pejaten, Jakarta, Rabu, 23 Mei 2018.

Di Mesir, tim kesenian Indoensia akan menampilkan tari, lagu nusantara, dan peragaan busana. Tim tari asal Surabaya pimpinan Heni S Hardito akan membawakan tarian Dindin Badindin asal Sumatera Barat.

Sedangkan tari Enggang asal Kalimantan dibawakan oleh Novarita, dan tari Srikandi Senopati oleh Indra Utami Tamsir (IUT).

Untuk kategori lagu, KSBN menurunkan penyanyi muda berbakat Diah Ayu Lestari yang akan membawakan lagu bertemakan religi dan lagu-lagu daerah. Begitu pula Indra Utami Tamsir (IUT) akan menyumbangkan lagu keroncong Bengawan Solo.

Selain itu, tim KSBN Indonesia juga akan menyajikan peragaan busana karya perancang Lindy Ann Pieters.

“Untuk mematangkan persiapan, mereka juga sudah melakukan Gladiresik di Anjungan Jawa Timur, TMII Jakarta,” jelas Hendardji. (*)