Menutup Semester Ganjil, Siswa SMANSA Denpasar Aktualisasi Diri di Kegiatan Ekskul

    


Kepala SMA Negeri 1 Denpasar, Drs. I Nyoman Purnajaya, M.Pd - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Mengakhiri semester ganjil tahun pelajaran 2015/2016, berbagai kegiatan dilakukan oleh siswa SMA Negeri 1 Denpasar. Kegiatan tersebut memanfaatkan masa tenggang usai ulangan umum semester ganjil. Kepala SMA Negeri 1 Denpasar, I Nyoman Purnajaya mengatakan, melalui wadah kegiatan ekstra kurikuler, siswa melantik anggota baru pasca penerimaan hasil nilai ulangan umum.

Kegiatan pengembangan bakat dan minat di sekolah tersebut meliputi, Paskibra, Marching Band, Teater, Pramuka dan Palang Merah Remaja (PMR).

“Pada masa tenggang ini, para anggota baru dilantik dalam wadah ekstra yang diikuti. Selama satu semester ini, siswa baru menjalani masa orientasi kegiatan ekstra kurikuler dan sekarang secara resmi sudah dikukuhkan keanggotaannya,” jelas Nyoman Purnajaya, 16 Desember 2015.

Untuk kegiatan kepramukaan, menurut peraih Indonesian Figure of Education Award 2015 ini, siswa kelas X mendapatkan pendidikan materi di kelas dan luar ruangan. Materi pendidikan kepramukaan ini diberikan sebagai dasar sebelum memasuki program regular pramuka dan aktualisasi untuk mengikuti perlombaan kepramukaan.

Sementara, ekstra kurikuler siswa pecinta alam yang tergabung dalam Mandala Giri menginisiasi gerakan penghijauan dengan menanam mangrove di pantai Mertasari, Sanur. Kemudian pada akhir semester ditutup dengan kegiatan Hiking yang berlangsung pada 11 Desember 2015 lalu.

Selain itu, pihak sekolah juga memberikan kesempatan kepada siswa kelas XII melakukan studi tour ke berbagai tempat di Jakarta untuk menambah wawasan sebelum mereka lulus. Lokasi yang dijadikan kunjungan antara lain, gedung parlemen, MPR dan DPR RI dan berbagai kampus terkenal di wilayah pulau jawa seperti, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung maupun Universitas Gajah Mada di Yogyakarta.

“Masa tenggang ini berlangsung dari 22 November-11 Desember. Sedangkan siswa yang melakukan studi tour 160 orang. Mereka diberikan wawasan tentang Universitas terkenal dan berkualitas yang ada di Pulau Jawa,” jelas Purnajaya.

SMANSA Denpasar saat ini tengah mempersiapkan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Pihak sekolah, menurut Purnajaya telah melakukan sosialisasi kepada orang tua siswa terkait pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer tersebut.

“Orangtua siswa sangat mensuport kegiatan itu. Disamping UNBK adalah program pemerintah, kami bersama komite dan orangtua murid sepakat bersinergi untuk mensukseskannya,” kata Purnajaya.
 
 
way