Menuju Smart City, Badung Resmikan Gedung Pusat Data Berkapasitas Raksasa

    


Bupati Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta mendapatkan penjelasan terkait ruang penyimpanan data di Gedung Badung Command Center - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Kabupaten Badung Bali melangkah sebagai Kabupaten yang menerapkan konsep Kota Cerdas atau Smart City. Kebutuhan teknologi IT untuk warga kota, menurut Bupati Nyoman Giri Prasta, sangat diperlukan dalam menghadapi era RI/RT 0.4.

Smart City Kabupaten Badung ditandai dengan diresmikannya Badung Command Center (BCC) sebagai pusat data dan teknologi di Kabupaten Pariwisata tersebut.

“Bertepatan dengan HUT Mangupura Ke-9, Kabupaten Badung memberikan hadiah berupa Badung Command Center kepada masyarakat, ini berkaitan dengan konsep smart city yang kita kembangkan,” jelas Giri Prasta, Jumat, 16 November 2018.

Giri Prasta menambahkan, BCC merupakan gedung khusus pusat penyimpanan data yang bisa dikoneksikan ke berbagai tempat. BCC dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung.

Selain sebagai pusat penyimpanan data, Gedung itu juga dilengkapi server backup data termasuk lalulintas hotspot di kawasan Mangupura.

“Selain penyimpanan data, ada controlling, connecting dan monitoring, pemasangan fiber optic sudah kita lakukan untuk mensupport rencana memancarkan WiFi gratis ke seluruh Kabupaten. Kalau itu semua sudah beres, kita akan declare Badung sebagai Smart City,” jelas Giri Prasta.

Dengan koneksi jaringan ke seluruh wilayah Kabupaten Badung, kegiatan yang dilakukan akan jauh dimudahkan. Pemanfaatan IT akan memangkas jarak dan waktu untuk banyak kegiatan di Kabupaten Badung.

“Contohnya, kalau kita perlu rapat atau koordinasi tidak perlu mendatangi lokasi, cukup koneksi dengan layar monitor, kegiatan itu sudah bisa dilakukan,” ujarnya demikian.

Peresmian Badung Command Center dilakukan bertepatan dengan peringatan HUT Ke-9 Mangupura. Mantan Bupati Badung Anak Agung Gede Agung mendapatkan kehormatan untuk memotong tumpeng. (Way)