Menjaga Kedaulatan di Perbatasan

    


Slogan nasionalisme di perbatasan RI-Papua Nugini yang berada Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua merupakan kawasan perbatasan antara RI dengan Papua Nugini (PNG). Di kawasan itu, nantinya akan dibangun sejumlah fasilitas kesehatan hingga fasilitas pelayanan publik, termasuk markas Pamtas.

“Pak Jokowi sudah sekitar 8 kali berkunjung ke Papua. Ini bukti nyata tekad Pak Jokowi peduli dengan masyarakat Papua,” ujar Mendagri Tjahjo Kumolo di Bandara Mopah Merauke, Minggu (15/4/2018) kemarin.

Di kawasan itu, ada taman yang dikenal dengan Taman Sota atau Taman Merah Putih. Slogan-slogan nasionalisme dalam bahasa nasional dan bahas ibu disana menghiasi sudut-sudut Taman Sota.

Slogan nasionalisme, Izakod Bekai Izakod Kai yang bermakna ‘Aku Cinta Indonesia, Satu Hati Satu Tujuan’, terpampang dalam bentuk prasasti. Selain itu, tampak juga pilar Meridian Monument sebagai tanda perbatasan Indonesia-Papua Nugini. Total ada 53 pilar perbatasan.

Sementara, Menkopolhukam Wiranto yang tiba d Merauke, Senin (16/4/2018) pagi memberikan menyatakan bahwa pemerintah tidak menelantarkan daerah perbatasan.

“Hal itu salah besar. Pembangunan dilakukan di daerah perbatasan untuk pemerataan ekonomi,” jelas Wiranto.

Kedatangan Mendagri dan Menkopolhukam ke Merauke, Papua, dalam rangka pencanangan Gerakan Pembangunan Terpadu Kawasan Perbatasan (Gerbangdutas) 2018 Merauke, di Kompleks Kantor Bupati Merauke. (*)