Mengangkat Industri Kreatif di PICA Fest 2018

    


Prescon PICA Fest 2018 bersama Robi Navicula (kiri) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Paradise Island Clothing Association (PICA) Fest 2018 kembali digelar pada 1-4 Maret 2018 mendatang. Event yang menampilkan fesyen dan musik ini bakal dimeriahkan oleh 54 brand fesyen yang dibesut oleh anak-anak muda di Bali.

Febri, Marketing Communication menjelaskan, festival tahunan ini digelar sebagai wadah bagi brand fesyen dan komunitas yang ada di Bali. Selain itu, pihaknya juga mengajak pelaku kuliner untuk menampilkan kreasi makanan khas di Bali.

“Ini menjadi event pembuktian bahwa industri clothing di Bali berkembang. Kami juga ajak belasan pelaku kuliner untuk membuka stan di PICA Fest,” jelas Febri.

Untuk komunitas penggemar musik, jelas Febri, pihaknya mendatangkan musisi-musisi yang berasal dari Bali seperti, Navicula, Lolot, Scared of Bums, Joni Agung, Painful By Kisses maupun Rajawali Ingkar Janji. Panitia juga mengundang musisi dari luar Bali sebagai bintang tamu yakni, Stats and Rabbits, Rocker Rockers, Killing Me Inside dan Billfold.

PICA Fest pertama kali digelar tahun 2014. Febri mengatakan, jumlah pengunjung dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Di tahun 2017, jelas Febri, pengunjung mencapai 62 ribu orang selama empat hari pelaksanaan.

“Untuk mengantisipasi crowded di lokasi acara, kami memecah dengan menambah waktu sehari menjadi empat hari pelaksanaan,” jelas Febri.

PICA Fest 2018 juga berkolaborasi mengadakan video kompetisi yang bertujuan menyaring dan mewadahi pegiat visual.

“Ada skate park yang bekerjasama dengan persatuan Skateboarder Bali, juga kompetisi reptil non toxic,” jelas Febri. (Way)