Membangun Demokrasi Pemilihan Ketua OSIS di SMPN 4 Purworejo

    


Proses pemilihan Ketua OSIS SMP N 4 Purworejo periode 2017/2018, Sabtu (28/10) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Dengan mengambil momentum hari Sumpah Pemuda, sebagai wujud pelatihan demokrasi secara jujur, serta pembelajaran kepemimpinan, SMP Negeri 4 Purworejo mengadakan pemilihan ketua OSIS periode 2017/2018, Sabtu (28/10), di aula setempat.

Dalam kegiatan berdemokrasi ini, para siswa yang berjumlah 672 anak, dari kelas 7, 8, dan 9, memilih ketua OSIS baru mereka. Ada 3 kandidat yang bersaing dalam pemilihan itu, yakni, Naura Firatul Amna (1), Azzahra Samsanahara (2), dan Zulfa Any Khusniya (3). Semua calon dari kelas 8.

“Ada beberapa tahapan yang dilalui, seperti pengenalan calon ketua, yang dilanjutkan dengan orasi penyampaian visi misi, kampanye, hari tenang, dan pencoblosan,” jelas Yosiyanti Wahyuningtyas, MPd, Kepala Sekolah SMP N 4 Purworejo.

Layaknya proses pemilu, kata Yosiyanti, ada juga pencopotan atribut kampanye, panwas, saksi, bilik suara, dan tinta. Semua siswa, menggunakan hak pilihnya.

Dijelaskan, setelah pelaksanaan pemungutan suara, dilanjutkan dengan penghitungan suara, dengan disaksikan para saksi. Dan dari hasil penghitungan suara, Naura Firatul Amna (1) mendapat 211 suara , Azzahra Samsanahara (2), 333 suara, dan Zulfa Any Khusniya (3), 128 suara.

“Dengan hasil itu, kandidat no 2, Azzahra Samsanahara terpilih menjadi Ketua OSIS SMP N 4 Purworejo periode 2017/2018,” terang Yosianti.

Kegiatan pemilihan ketua OSIS tersebut, menurut Yosiyanti, merupakan hasil kerja sama dengan KPU Purworejo untuk kedua kalinya. Dari KPU sendiri, dihadiri oleh Suwardiyo, S.Pd.

Tujuan dari pelaksanaan pemilihan ketua OSIS layaknya pemilu tersebut, jelas Yosiyanti, untuk memberikan pengalaman tersendiri kepada siswa tentang pemilu. Ketika mereka nanti sudah mempunyai hak untuk memilih dalam pemilu/pilkada, sudah tidak canggung lagi.

“Juga untuk melatih siswa tentang demokrasi, serta menghargai perbedaan pendapat, dan cara-cara berorganisasi,” pungkas Yosiyanti. (Jon)