Melihat Balai Wantilan Kondisinya Rapuh, Koster Prioritaskan Rehab

    


Wayan Koster menghadiri deklarasi warga Desa Selat, Klungkung yang mendukung pencalonan dirinya sebagai cagub Bali bersama Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) sebagai wakil gubernur - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Ketika menjabat sebagai anggota DPR RI, sosok I Wayan Koster sudah cukup dikenal oleh warga Klungkung. Mantan wakil rakyat tiga periode ini kerap menyalurkan bantuan kepada warga di ‘Gumi Serombotan’ itu.

Kesempatan sekarang sebagai kandidat Gubernur Bali periode 2018-2023, juga menjadi cara bagi Wayan Koster untuk kembali menyalurkan bantuan pembangunan Wantilan Desa Adat Selat.

“Akan turun tahun ini (anggaran) untuk membangun Wantilan di Desa Adat Selat,” ujar Koster, Sabtu, 10 Maret 2018.

Wayan Koster menghadiri deklarasi warga Desa Selat, Klungkung yang mendukung pencalonan dirinya sebagai cagub Bali bersama Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) sebagai wakil gubernur.

Kondisi Wantilan itu sangat memprihatikan. Stukturnya sudah rusak dan sangat membahayakan dan berpotensi roboh. Koster melihat secara langsung kondisi wantilan tersebut. Ia melihat ada sejumlah kerusakan yang memang harus segera diperbaiki, khususnya atap wantilan.

“Nanti perbaikan Wantilan Desa Adat Selat akan menjadi prioritas, supaya warga bisa melakukan kegiatan adat dan lainnya secara normal seperti dulu lagi,” katanya.

Dikatakan Koster, tahun 2018 ini dipastikan akan cair bantuan dari APBN senilai Rp 500 juta untuk pembangunan Wantilan. Anggaran ini bisa turun atas perjuangan Koster di DPR RI.

Ditambahkannya, perbaikan dan pembangunan Wantilan yang digunakan warga untuk berbagai macam kegiatan memang menjadi salah satu program prioritasnya nanti.

“Jauh sebelum sebagai Cagub, saya sudah konsen terhadap itu. Sekarang kurang lebih sudah sekitar 300-an Wantilan yang sudah mendapatkan bantuan,” jelas Koster.

“Kami sudah dari lama telah dibantu oleh beliau terkait berbagai hal yang terkait kepentingan umum untuk warga. Sekarang kami kembali berharap bisa dibantu, karena kami tahu Pak Koster selalu pegang komitmen,” ujar tokoh desa adat setempat menyambut pernyataan KBS. (*)