Medan Ekstrim Ditembus TNI untuk Salurkan Logistik Korban Gempa

    


Di Kecamatan Gangga, Kayangan maupun Pemenang di Kabupaten Lombok Utara, anggota TNI masuk dengan sepeda motor, bahkan memanggul logistik sambil berjalan kaki untuk mendistribusikan logistik pengungsi - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Medan berat ditembus demi menyalurkan logistik ke pengungsi gempa Lombok. Di Kecamatan Gangga, Kayangan maupun Pemenang di Kabupaten Lombok Utara, anggota TNI masuk dengan sepeda motor, bahkan memanggul logistik sambil berjalan kaki untuk mendistribusikan logistik kepada pengungsi.

“Kerja keras ini dilakukan TNI agar bantuan segera dapat tersalurkan sampai ke titik Posko pengungsian terpencil,” jelas Kapendam IX/Udayana, Letkol Kav Jonny Harianto Gulo, Jumat, 17 Agustus 2018.

Jonny menjelaskan, lokasi terdampak gempa tersebar hingga ke pelosok terpencil dengan Medan perbukitan. Medan itu bukan saja sulit untuk ditembus namun juga membutuhkan kesabaran untuk menjangkaunya.

Selain mendistribusikan logistik, TNI juga melakukan pendataan korban, evakuasi maupun membersihkan puing-puing bangunan yang sudah rata dengan tanah.

Sementara, BNPB mencatat, Hingga Rabu (15/8/2018) terdata sebanyak 460 orang meninggal dunia, yaitu di Kabupaten Lombok Utara 396 orang, Lombok Barat 39 orang, Lombok Timur 12 orang, Kota Mataram 9 orang, Lombok Tengah 2 orang dan Kota Denpasar 2 orang.

Jumlah korban jiwa ini dimungkinkan bertambah, mengingat Tim SAR gabungan dan TNI masih melakukan pencarian korban tertimbun longsor di Dusun Dompu Kecamatan Kayangan, Lombok Utara yang diduga ada 4 orang tertimbun longsor. Sedangkan kerugian ekonomi ditaksir mencapai Rp 7,45 trilyun. (Way/*)