Mayat Bayi di Saluran Irigasi Gegerkan Warga

    


Sesosok mayat bayi laki-laki yang ditemukan warga di saluran irigasi di Desa Prigelan, Pituruh, Purworejo, Selasa (26/12) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Warga Purworejo dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat bayi laki laki di saluran irigasi persawahan, ikut Desa Prigelan, Kecamatan Pituruh, Selasa (26/12) pagi, sekitar jam 10.00 WIB.

Mayat bayi tak berdosa tersebut ditemukan pertama kali oleh Toto Warno (67), warga Prigelan RT 02 RW 01, Pituruh. Pagi itu, Toto, saat mau pergi ke sawah dengan melewati pinggir selokan air melihat bungkusan plastik hitam dan bercampur dengan patahan daun ketela, berada di dalam selokan.

Dianggap mengganggu aliran air selokan, Toto kemudian mengambil bungkusan tersebut. Karena curiga, dia lantas membuka bungkusan plastik tersebut. Setelah dibuka, ternyata berisi bayi yang kondisinya sudah meninggal.

Karena kaget, Toto lantas berteriak minta tolong kepada warga yang ada di sawah. Setelah bungkusan palstik berisi bayi yang sudah meninggal tersebut dinaikkan ke atas, mereka langsung melaporkan hal tersebut ke polisi.

“Saat ditemukan, kondisi bayi sudah meninggal dunia , kepala sebelah kiri memar, kulit kepala sebelah kiri mengelupas, tali pusar masih ada namun sudah dipotong, badan bayi memutih pucat karena berada di air,” jelas AKP Kholid Mawardi, Kasatreskrim Polres Purworejo, Selasa (26/12).

Setelah diperiksa tim medis dari Puskesmas Pituruh, kata Kholid, mayat bayi dibawa ke RSUD Tjitrowardojo, Purworejo untuk dilakukan otopsi. Dan hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat bayi tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan medis, bayi tersebut dilahirkan beberapa hari sebelum ditemukan,” terang Kholid. (Jon)