Mau Coba Pengalaman Nyepi di Bali, Hotel di Ubud ini Beri Penawaran Khusus, Simak…

    


Best Western Premier Agung Resort Ubud - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Untuk menjangkau wisatawan yang ingin tetap berada di Bali pada saat Nyepi, hotel di Bali mengemas paket Nyepi dengan berbagai fasilitas yang ditawarkan.

Best Western Premier Agung Resort Ubud, salah satu hotel di kawasan wisata Ubud juga memberikan penawaran paket menarik selama periode Nyepi yang dimulai dari tanggal 6 sampai dengan 7 Maret 2019.

“Tentunya wisatawan tetap mengikuti aturan adat dengan tidak boleh keluar dari hotel selama Hari Raya Nyepi berlangsung,” jelas General Manager Best Western Premier Agung Resort Ubud, Alit Martini

Paket tersebut berupa, menginap 3 hari 2 malam dengan harga spesial, lengkap dengan tambahan makan siang dan makan malam. Alit Martini mengatakan, para wisatawan dapat mencoba pengalaman Nyepi di Bali.

Paket yang disebut ‘Silence in the Star Light’ dikatakan Alit Martini, bakal jadi pengalaman tersendiri bagi para pelancong yang ingin menghabiskan waktu di Bali saat Nyepi berlangsung.

Pada 7 Maret, seluruh Bali akan menjadi gelap tanpa adanya penerangan sama sekali. Keindahan alam semesta di malam hari pun akan nampak sangat jelas. Para wisatawan lokal maupun mancanegara tidak perlu bingung untuk mencari bagaimana caranya agar mereka dapat mencoba pengalaman Nyepi di Bali.

“Harga yang ditawarkan sebesar Rp 2.518.000. Wisatawan dapat menginap di kamar tipe Deluxe Green View selama 3 hari 2 malam, lengkap dengan sarapan pagi, makan siang dan makan malam pada hari Nyepi tanggal 7 Maret,” jelasnya.

Pihaknya memastikan agar kenyamanan tamu yang menginap tetap terjaga. “Saya harap tawaran menarik ini, dapat memancing para wisatawan agar menginap di hotel kami dan kami siap memberikan pelayanan yang super agar pengalaman menginap pada saat Nyepi ini menjadi pengalaman yang memuaskan dan tidak terlupakan bagi mereka,” tambahnya.

Nyepi tahun ini jatuh pada 7 Maret 2019. Tahun Baru Saka bagi umat Hindu itu dirayakan setiap tahun, yang dimulai sejak tahun 78 Masehi. Berbeda halnya dengan tahun baru Masehi, Nyepi dirayakan dengan menyepi.

Seluruh warga Bali melaksanakan Catur Brata Penyepian yang terdiri dari 4 jenis larangan, yaitu Amati Geni, artinya tidak boleh menyalakan api atau tidak diijinkan menyalakan lampu.

Amati Karya, tidak boleh beraktifitas atau bekerja. Amati Lelungan, artinya tidak boleh bepergian keluar rumah dan Amati Lelanguan artinya tidak boleh bersenang-senang. (Way/*)