Mau Carter Bounty Cruise? Ini Tarifnya

    


Tarian penyambutan menjadi salah satu hiburan untuk wisatawan yang berlayar dengan Bounty Cruise - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Bounty Cruise merupakan kapal pesiar lokal yang beroperasi di pesisir Bali. Kapasitas kapal mencapai 650 penumpang. Setiap hari, Bounty Cruise melayani dua kali perjalanan wisata, pagi dan malam.

Pemilik kapal pesiar Bounty, I Gede Wirata, mengatakan, trayek pagi menuju Benoa dan Pulau Nusa Lembongan dengan waktu keberangkatan pukul 09.00 wita hingga 16.00 wita. Di pulau mungil yang berada di selat Badung itu, wisatawan diajak menikmati panorama alam air maupun desa adat yang sarat dengan nuansa tradisi.

“Penumpang diturunkan di Nusa Lembongan dan penumpang melakukan aktivitas wisata disana,” jelas mantan Ketua Kadin Bali ini.

Selama dalam perjalanan pulang pergi, para pesiar akan mendapatkan layanan eksklusif berkelas premium.

Gede Wirata melanjutkan, setelah cruisline berlabuh pada sore hari dan menurunkan wisatasan. Berselang satu jam, pada pukul 17.00 wita, penumpang lain dengan paket wisata dinner kembali naik geladak. Waktunya cukup singkat, hanya 3,5 jam hingga berakhir pukul 20.30 wita.

Selain melayani, wisatawan perorangan maupun rombongan wisata, operator Bounty juga menawarkan paket Carter kapal.

“Umumnya, koorporasi swasta, BUMN atau rombongan Kementerian yang menyewa untuk kegiatan,” jelas Gede Wirata.

Lantas berapa tarif sewa kapal Bounty?

“Siang sekitar Rp 500 juta dan malam Rp 250 juta, untuk dinner ya kalau malam,” jelas Gede Wirata. Way

Hits: 2