Masa Tanggap Darurat Bencana Lombok Hingga 25 Agustus

    


Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, melakukan peninjauan dan pengawasan secara langsung di lapangan - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Masa tanggap darurat penanganan musibah gempa di Nusa Tenggara Barat ditetapkan sampai 25 Agustus 2018. Bantuan terus mengalir dari para donatur, baik dari instansi pemerintah, swasta maupun kalangan lain termasuk dari TNI.

“Bantuan logistik TNI diberangkatkan dari Posko Logistik Korem 162/Wira Bhakti dan telah sampai di Posko Penanggulangan Bencana Lombok Timur,” jelas Benny.

Di Bandara Seleparang juga telah tiba bantuan dari Mabes TNI yang dikawal langsung oleh Kolonel Inf Farid Makruf, Paban V Bhakti TNI Ster TNI, yang juga sebagai mantan Danrem 162/Wira Bhakti.

Bantuan lewat udara dibawa menggunakan Heli TNI AD H 5140/Mi 17. Begitu tiba, bantuan langsung diangkut oleh anggota Kodim bersama warga masyarakat dan anak-anak pelajar untuk dinaikan kedalam kendaraan yang telah disiapkan di GOR Selaparang oleh Pemda Kabupaten Lombok Timur.

Sementara, Memastikan pemulihan dampak bencana gempa yang terjadi di wilayah Nusa Tenggara Barat berjalan dengan baik, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, melakukan peninjauan dan pengawasan secara langsung di lapangan.

Pangdam meninjau langsung kegiatan pembersihan puing-puing yang dilakukan aparat TNI di Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, NTB.
 
Pangdam, didampingi Asintel Kasdam IX/Udayana, Asops Kasdam IX/Udayana, Aster Kasdam IX/Udayana dan Kapendam IX/Udayana melakukan pengecekan dan pembersihan puing-puing reruntuhan bangunan di Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Senin (20/8/2018).
 
“Pembersihan material bangunan yang dilakukan oleh TNI bersama masyarakat terus dilakukan. Ini dilakukan untuk mengurangi dampak trauma masyarakat,” jelas Pangdam IX/Udayana Mayjen Benny Susianto.

Sampai saat ini guncangan gempa masih terus terjadi.

“TNI akan selalu ada ditengah-tengah masyarakat dalam situsi dan kondisi apapun,” jelas Pangdam Udayana. (*)