Malam Kebangkitan Budaya Tutup Rangkaian HUT PGRI dan HGN

    


Penyerahan bantuan untuk pengungsi Gunung Agung pada Malam Kebangkitan Budaya - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Budaya menjadi sebuah identitas dan harus diperkenalkan sejak usia dini. Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra mengungkapkan, semangat berkebudayaan harus dipupuk dan dilestarikan.

Malam Kebangkitan Budaya yang diinisiasi oleh YPLP PGRI Kota Denpasar menurut Walikota, menjadi kegiatan yang positif untuk memperkenalkan kebudayaan kepada siswa sekolah.

“Melestarikan budaya bukan hanya teori tapi kita harus menjadi pelaku dan bangga dengan identitas budaya yang ada,” kata Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra membuka Malam Kebangkitan Budaya di Panggung Arda Candra, Art Center, Denpasar, Senin (27/11/107) malam.

Malam Kebangkitan Budaya menjadi kegiatan puncak dari pelaksanaan HUT PGRI Ke-72 dan Hari Guru Ke-23 yang diinisiasi YPLP Kota Denpasar.

Kegiatan yang dihelat itu juga diisi dengan pemberian sumbangan kepada pengungsi Gunung Agung. Ketua YPLP PGRI Kota Denpasar, I Nengah Madiadnyana mengatakan, perayaan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional dilaksanakan dengan tidak mengabaikan kondisi yang tengah menimpa masyarakat yang tertimpa bencana erupsi Gunung Agung.

“Dalam kegiatan ini kami juga salurkan donasi bencana untuk saudara kita yang tertimpa bencana,” jelas Madiadnyana.

Malam Kebangkitan Budaya dimeriahkan oleh penampilan dari siswa-siswi sekolah dibawah naungan YPLP PGRI Kota Denpasar. (Way)