Mabuk dan Memancing Keributan, Pemuda ini dikeroyok Warga Hingga Babak belur

    


Ilustrasi

KORANJURI.COM – Seorang pemuda bernama Nyoman Dana, 26, warga Kampung Kajanan, Singaraja masih menderita luka memar di bagian wajah dan di bibirnya masih terlihat luka robek. Pada malam pergantian tahun, Nyoman Dana dikeroyok warga lantaran dianggap memancing keributan ketika melintas di jalan Manggis, Kampung Kajanan, Singaraja.

Kapolsek Kota Singaraja, Kompol. Nyoman Suarnata yang dikonfirmasi mengatakan, warga memukulinya hingga babak belur. Saat itu Nyoman Dana dalam keadaan mabuk berat mengendarai sepeda motor dengan menarik gas sehingga menimbulkan suara bising.

“Anaknya dalam keadaan mabuk sejak siang hari. Warga tidak terima dengan ulah Nyoman Dana karena saat itu juga ada kegiatan ibadah,” jelas Nyoman Suarnata.

Untuk menghindari amuk massa yang lebih luas, polisi segera mendatangi tempat kejadian perkara dan mengamankan pemuda tersebut. Dengan bantuan ketua RT setempat, warga yang beringas dapat ditenangkan. Usai diperiksa, Dana langsung dibawa pulang untuk beristirahat di rumah saat malam pergantian tahun.

“Secara umum kondisi malam pergantian tahun di Singaraja berjalan kondusif. Ada beberapa kejadian tapi bisa langsung diredam sehingga tidak berefek lebih luas,” jelas Suarnata.
 
 
way/be