Luntang Lantung Tanpa Pekerjaan di Bali, WNA Belgia Dideportasi

oleh
Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja mendeportasi warga negara asing asal Belgia yang overstay selama 322 hari - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Maksud hati berlibur di Bali namun warga Belgia berinisial DD ini tergiur untuk mencari pekerjaan. Dalam perjalanannya, pria asing itu tak kunjung mendapatkan pekerjaan sampai melebihi batas tinggalnya di Indonesia.

DD ditangkap oleh petugas Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja di wilayah Karangasem pada 27 Juni 2023. Dalam pemeriksaan diketahui, WNA itu telah overstay selama 322 hari.

Kepala Kantor Imigrasi Singaraja Hendra Setiawan mengatakan, sampai ditangkap, WNA itu masih luntang lantung tanpa pekerjaan yang jelas.

“Yang bersangkutan diketahui memiliki izin tinggal junjungan berlaku sampai 9 Agustus 2022, overstay itu dihitung sampai diamankan pada 27 Juni 2023,” jelas Hendra Setiawan, Senin, 3 Juli 2023.

Pelanggaran yang dilakukan mendapatkan sanksi deportasi dan masuk dalam daftar penangkalan.

Hendra menambahkan, dalam proses deportasi, seluruh biaya ditanggung secara pribadi. Pihak Imigrasi tidak menanggung biaya apapun, termasuk tiket penerbangan.

Proses deportasi dilakukan pada Minggu, 2 Juli 2023 malam menggunakan penerbangan KLM Royal Dutch Airlines rute Denpasar-Amsterdam dengan tujuanbakhir Brussel, Belgia. (Way)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS

KORANJURI.com di Google News