LSPR Tamatkan 1.080 Mahasiswa serta Bertranformasi Jadi Institut Komunikasi dan Bisnis

    


LSPR 1.080 wisudawan di Ballroom Ritz Carlton Pacific Place Jakarta, 28 November 2019 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Tahun ini menjadi tonggak capaian gemilang bagi The London School of Public Relations (LSPR) Jakarta. Gelaran acara 1.080 wisudawan di Ballroom Ritz Carlton Pacific Place Jakarta, 28 November 2019, untuk melantik wisudawan dari Undergraduate Programme (S1), Post Graduate Programme (S2), serta Lembaga Pelatihan dan Keterampilan London School Beyond Academy (LPK LSBA). Pada tahun yang sama, LSPR juga ditetapkan sebagai Institut Komunikasi dan Bisnis.

Berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Nomor 1035/KPT/I/2019, ditetapkan perubahan bentuk Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi LSPR menjadi Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR. Penyerahan Surat Keputusan (SK) Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, tanggal 12 November 2019, kepada Ketua Pembina Yayasan Pesona Pribadi Sejahtera Kemal Effendi Gani dan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi LSPR Prita Kemal Gani MBA, MCIPR, APR, menguatkan keberadaan LSPR kini sebagai Institut Komunikasi dan Bisnis.

Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR menyelenggarakan 7 (tujuh) Program Studi, yaitu Ilmu Komunikasi Program Magister, Ilmu Komunikasi Program Sarjana, Ilmu Komunikasi Program Sarjana Program Pendidikan Jarak Jauh yang diselenggarakan di Provinsi Bali, Desain Komunikasi Visual Program Sarjana, Manajemen Program Sarjana, Pariwisata Program Sarjana, dan Bisnis Jasa Program Sarjana.

Menurut Prita, pencapaian ini menjadi sebuah milestone penting bagi perkembangan LSPR dalam kiprahnya di dunia pendidikan sejak tahun 1992.

“Alhamdulillah, berkat kerjasama dan komitmen yang tinggi dari civitas academica, serta dukungan para stakeholder di lingkungan LSPR, hari ini (12/11) LSPR telah ditetapkan sebagai Institut Komunikasi dan Bisnis”, ujarnya usai menghadiri penyerahan SK Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, di kantor Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III.

Rasa syukur ini, memacu LSPR dalam membangun dan meningkatkan kualitas pendidikan yang makin dinamis dan kompetitif. Penetapan LSPR sebagai Institut Komunikasi dan Bisnis, diberikan menjelang penyelenggaraan wisuda kelulusan 1.080 mahasiswa. Wisuda berlangsung dalam 2 shift, yaitu shift pagi pada pkl. 09.00-13.00 WIB dan shift siang pada pkl. 15.00-19.00 WIB.

Shift pagi melantik wisudawan dari LPK LSBA, Post Graduate Programme, Mass Communication, Digital Media Communication & Advertising, and Performing Arts Communication. Selanjutnya shift siang untuk pelantikan wisudawan dari Public Relations, Marketing Communication, and lnternational Relations.

Total 1.080 wisudawan tahun ini terdiri dari 321 wisudawan Public Relations, 125 wisudawan Marketing Communication, 103 wisudawan lnternational Relations, 201 wisudawan Mass Communication, 42 wisudawan Digital Media Communication & Advertising, 63 wisudawan Performing Arts Communication.

Sementara 202 wisudawan berasal dari Post Graduate Programme dan 23 wisudawan dari LPK LSBA.

Hadir dalam acara wisuda tahun ini adalah Plt. Kepala Lembaga LLDIKTI Wilayah III Dr. M. Samsuri, S.Pd, M.T, PT. Citra Marga Nusaphala Persada, Tbk Muhammad Yusuf Hamka, Ketua Umum ASITA, sekaligus Alumni LSR Dr. Nunung Rusmiati, M.Si. Ketiganya hadir pada shift pagi. Sementara untuk shift siang, hadir Dirjen Belmawan DIKTI Prof. Dr. Arismunandar, M.PD, serta alumni LSPR Audrey.

Acara wisuda ini adalah simbol resmi bahwa para wisudawan akan memasuki lingkungan baru yaitu lingkungan kerja. Mereka juga diharapkan mampu untuk mempertanggungjawabkan gelar yang didapatkan, baik secara moral dan intelektual. Dalam sambutannya, Dr. M. Samsuri, S.Pd, M.T., menyatakan bahwa proses pembelajaran yang bervariasi sangat diperlukan untuk meningkatkan kemampuan long life learning.

“Diharapkan LSPR mampu berkomitmen untuk menjaga sistem manajemen mutu. Hal ini berguna untuk meningkatkan kualitas institusi dan menciptakan suasana akademik yang nyaman dan berkualitas,” ujarnya.

Hal senada disampaikan pula oleh Founder and Director LSPR Jakarta Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR. Apresiasi dan rasa bangga yang mendalam ditujukan kepada seluruh wisudawan yang berhasil menyandang gelar akademik, baik strata satu maupun strata dua.

“Saatnya kini, ilmu yang didapat diterapkan dalam kehidupan yang nyata. Gelar yang disandang tidak hanya untuk dipandang, namun juga meraih eksistensi dan unggul dalam kompetisi,” tambahnya.

Tidak hanya berhasil melantik ribuan wisudawan, namun LSPR juga telah mencapai peningkatan komitmen dalam dunia pendidikan sebagai sebuah Institut.

“Selamat atas diterimanya SK perubahan bentuk dari Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi LSPR menjadi Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR. Diharapkan setelah menjadi Institut Komunikasi dan Bisnis, LSPR mampu meningkatkan komitmennya untuk menjaga sistem manajemen mutu yang berguna untuk meningkatkan kualitas institusi dan menciptakan suasana akademik yang nyaman dan berkualitas, ucap Dr. M. Samsuri, S.Pd, M.T. (*)