Lolos di Ajang ICTM Ambasador, Siswi SMP PGRI 1 Denpasar Menuju Bangkok

    


Widi Asih Utami (kiri) bersama Ni Putu Diah Ananda Fajar (kanan) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Widi Asih Utami (13), siswi SMP PGRI 1 Denpasar meraih juara favorit di ajang pemilihan Indonesia, Culture, Touris and Model Ambassador 2018. Widi terbang ke Provinsi Bangka Belitung pada pertengahan Januari lalu.

“Saya sudah menekuni dunia model sejak usia 3 tahun. Dan sekarang saya bersyukur mendapatkan juara Faforit di ajang bergengsi tingkat nasional,” jelas remaja berusia 13 tahun ini, Rabu, 21 Februari 2018.

Lolos dari ICTM, dara kelahiran 24 Juni 2004 ini dipastikan akan bertolak ke Bangkok Thailand untuk mengikuti ajang pemilihan International Model of the Year 2018 mewakili Indonesia. Agenda itu akan berlangsung pada April mendatang.

Widi mengatakan, selama hampir sepekan berada di Babel, ia memiliki kesempatan mengembangkan bakat dari para motivator yang disiapkan untuk ajang tersebut. Selain itu, kompetisi yang melibatkan 75 peserta dari seluruh Indonesia, kata Widi, menjadi momen yang baik untuk mengenal banyak karakter dan budaya dari daerah masing-masing.

“Hari-hari berat itu sudah terlewati dan sekarang saya tengah mempersiapkan untuk menuju Thailand, terutama memperdalam bahasa Inggris,” ujar putri sulung dari 2 bersaudara ini.

Sementara, Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar, I Wayan Sukana mengatakan, pemerintah mendukung dan akan memberikan reward kepada siswa berprestasi tingkat nasional maupun internasional.

“Kami minta untuk dilaporkan nama-nama siswa yang punya prestasi Nasional maupun internasional, baik sekolah negeri maupun swasta. Nanti akan diberikan reward,” jelas Wayan Sukana.

Kepala SMP PGRI 1 Denpasar, I Nengah Sukama mengungkapkan rasa bangga atas prestasi yang diraih anak didiknya. Yang dilakukan Widi, dapat menjadi contoh bagi siswa lain untuk meraih prestasi yang lebih gemilang.

Kebanggaan itu bukan hanya dirasakan oleh pihak sekolah namun juga siswa siswi sekolah itu. Dukungan doa setiap pagi menjelang aktifitas belajar mengajar selalu dipanjatkan untuk keberhasilan siswa yang mengikuti suatu event.

“Setiap ada teman kita yang tengah berlomba, kami selalu memberikan dukungan doa setiap mau mengawali pelajaran. Kami juga mengumumkan nama tersebut agar semua warga sekolah mengetahuinya,” jelas Ketua OSIS SMP PGRI 1 Denpasar, Ni Putu Diah Ananda Fajar. (Way)