Literasi Digital Teknologi Melalui Seminar E-learning ITB STIKOM Bali

    


Salah satu pembicara di seminar e-learning 'Future Education' yang diadakan kampus ITB STIKOM Bali, Selasa, 20 Agustus 2019 - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Kemajuan teknologi menuntut kalangan pendidikan memulai adaptasi dengan pola pembelajaran melalui e-learning. Kondisi itu direspons sejak awal oleh Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali yang sebelumnya bernama STIKOM Bali.

Rektor Dr. Dadang Hermawan menjelaskan, sebagai lembaga pendidikan yang menjadi penggerak ilmu berbasis teknologi informasi di Bali dan Nusa Tenggara, ITB STIKOM Bali telah mengawali sejak 1 dasawarsa kebelakang.

Hal itu dikatakan Dadang Hermawan pada seminar e-learning ‘Future Education’ di aula kampus setempat, Selasa, 20 Agustus 2019.

“Kami pada waktu itu sudah memberikan kuliah melalui teleconfrence maupun sistem online, jadi mahasiswa tidak perlu pergi ke kampus,” jelasnya, Selasa, 20 Agustus 2019.

Dadang menjelaskan, dalam perjalanannya, kuliah off campus atau e-learning, saat ini frekuensi waktunya bertambah menjadi 4-6 kali dalam satu semester.

“Sebelumnya 1-2 kali dalam satu semester, tapi sekarang sudah kita tambahkan waktunya,” terang Dadang.

Pola yang diterapkan di ITB STIKOM tersebut, menurutnya, ditularkan kepada kalangan pendidikan setingkat Sekolah Menengah Atas di Bali, melalui seminar e-learning.

Kegiatan itu diharapkan memberi literasi digital teknologi yang dapat diterapkan dalam pembelajaran e-learning di sekolah. ITB STIKOM Bali juga akan memberikan pendampingan teknis di sekolah-sekolah jika dibutuhkan.

“Kami siap, sedia, membagi ilmu pembelajaran multi media kepada sekolah maupun bapak ibu guru di sekolah,” jelasnya.

Seminar menjadi agenda rutin yang digelar oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). ITB STIKOM Bali memiliki 35 UKM yang memiliki agenda rutin setiap tahun. Salah satunya, kegiatan seminar baik di lingkup internal kampus, seminar regional maupun seminar nasional. (Way)