LDKS SMPN 10 Purworejo, Jadikan Siswa Pribadi yang Tanggap, Sigap dan Bertanggungjawab

    


Kepala SMPN 10 Purworejo, Kasinah, S.Pd., M.M., saat membuka LDKS, Rabu (09/11/2022) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sebanyak 82 siswa SMPN 10 Purworejo dari kelas VII, VIII dan IX yang merupakan pengurus OSIS tahun pelajaran 2022/2023 dan Dewan Penggalang, mengikuti LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) selama empat hari, dari Rabu (9/11/2022) hingga Sabtu (12/11/2022).

Dibuka oleh Kepala SMPN 10 Purworejo, Kasinah, S.Pd.,M.M. di hari pertama, dalam LDKS bertemakan ‘Menjadikan Pribadi Siswa yang Tanggap, Sigap dan Bertanggungjawab’, berbagai materi disampaikan, baik secara teori maupun praktek.

“Diadakannya LDKS, agar anak-anak itu siap dengan segala kemungkinan yang terjadi, seperti apa yang saat ini sering kita alami. Misalnya, kadang-kadang aturan itu hari ini A, besok B, besoknya kembali ke B,” ujar Kasinah, Rabu (09/11/2022) usai pembukaan.

Sesuai tema, dengan LDK ini, Kasinah mengharapkan siswa itu menjadi pribadi yang tanggap, sigap dan bertanggungjawab. Hal itu dimaksudkan, agar siswa langsung bisa menindaklanjuti, menyesuaikan kondisi yang ada jika terjadi apa-apa, apalagi setelah pandemi, dimana hampir semua kegiatan di sekolah terhenti.

Terpisah, Waka Kesiswaan Setyo Pranowo, S.Pd., menjelaskan, biasanya kegiatan LDKS ini hanya diikuti pengurus OSIS. Namun kali ini LDKS juga diikuti Dewan Penggalang.

“Biar anak-anak yang punya potensi bisa menjalani pelatihan dan kegiatan yang sama. Untuk Dewan Penggalang, di Pramuka dibutuhkan untuk kegiatan-kegiatan di lapangan seperti saat ini,” ungkap Pranowo sambil menyebut, karena situasi, LDKS dilaksanakan sebelum pelantikan.

Selama LDKS, kata Pranowo, siswa diberikan beragam materi, khususnya tentang kepemimpinan dan kedisiplinan. Harapannya setelah mengikuti LDKS, para peserta bisa menjadi percontohan di rekan-rekan sebaya.

Selama pelaksanaan LDKS, jelas Pranowo, materi yang disampaikan pada hari pertama, Rabu (09/11/2022), setelah pembukaan dilanjutkan dengan materi/praktek PBB oleh Suparman, pensiunan TNI yang biasa melatih paskibra di kabupaten. Hari kedua, Kamis (10/11/2022), khusus TUB (Tata Upacara Bendera) yang berlangsung di Pantai Jetis.

Hari ketiga, Jum’at (11/11/2022), materi yang disampaikan meliputi Tadarus, Pembinaan Ketaqwaan Terhadap Tuhan YME dan Akhlak Mulia, Prestasi Akademik, Kualitas Jasmani dan Pembinaan Sastra dan Budaya.

Dan materi di hari terakhir, Sabtu (11/11/2022), Keorganisasian, Tupoksi dan Administrasi, Wawasan Kebangsaan dan Asas Demokrasi, Penyusunan Program Kerja, Proposal dan Tata Tertib, Kreativitas, TIK, dan Komunikasi Bahasa Inggris.

“Kegiatan LDKS ditutup dengan upacara penutupan di hari terakhir,” pungkas Pranowo. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS