LDK SMK Kesehatan Purworejo, Tumbuhkan Karakter Disiplin dan Jiwa Kepemimpinan pada Siswa

    


Kepala SMK Kesehatan Purworejo, Nuryadin, S.Sos, M Pd, saat membuka acara LDK yang diikuti 140 siswa dari empat organisasi kesiswaan, dengan menyematkan tanda peserta, Kamis (30/09/2021) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sebanyak 140 siswa SMK Kesehatan Purworejo, mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) gabungan, yang dilaksanakan di Desa Wisata D’Tirip, Desa Rendeng, Gebang, Kamis (30/09/2021).

Kegiatan LDK dibuka secara resmi oleh Kepala SMK Kesehatan Purworejo, Nuryadin, S.Sos, M.Pd, yang ditandai dengan penyematan tanda peserta.

Para peserta ini, merupakan para pengurus dari empat organisasi kesiswaan, yakni OSIS, Pramuka, Rohis dan PMR. Pada masing-masing organisasi, pelaksanaan LDK dipandu oleh 10 panitia.

Menurut Heni Ria Agustin, S.Pd, selaku Waka Kesiswaan, tujuan dari LDK ini , sebagai wadah siswa untuk berlatih organisasi, menumbuhkan karakter disiplin pad anak dan membentuk jiwa pemimpin dari setiap anggota masing-masing organisasi.

“Kegiatan LDK ini kita laksanakan dari jam 08.30 sampai 13.00 WIB dengan prokes ketat. Untuk kegiatannya, dikelola masing-masing organisasi, misal, untuk OSIS ada outboundnya,” jelas Heni, di sela-sela kegiatan.

Terpisah, Kepala SMK Kesehatan Purworejo, Nuryadin, mengungkapkan, kegiatan LDK merupakan program sekolah dan kalender pendidikan yang dilaksanakan setiap tahun.

“Dimana setiap kali ada pergantian pengurus organisasi intra sekolah, salah satu protap yang ditetapkan adalah Diklat Kepemimpinan tersebut,” jelas Nuryadin.

Tujuan dari LDK ini, menurut Nuryadin, untuk memperkuat jiwa kepemimpinan anak-anak (siswa), sebagai calon-calon pengurus organisasi intra sekolah.

“Supaya mereka dalam menjalankan tugas dan fungsinya bisa berjalan dengan baik,” kata Nuryadin.

Untuk treainer LDK, diambilkan dari kakak kelas dan guru. Materi-materinya, AMT ( Achievement Motivation Training ), tentang kekompakan, kecerdasan, serta keberanian mengambil keputusan.

“Usai kegiatan, dilanjutkan dengan pelantikan pengurus PMR. Untuk organisasi lainnya, pelantikan akan kita lakukan di sekolah,” pungkas Nuryadin. (Jon)