Kusuma Ramaikan Bursa Pilkada Solo 2020

    


Keterangan foto : BrM.Kusuma Putra. (tengah ) pada saat deklarasi relawam jadi di Pilpres 2019 yang lalu / foto: koranjuri

KORANJURI.COM- Pilkada serentak tahun 2020 sudah di ambang mata. Tak kurang 270 daerah di masing masing 9 Propinsi, 224 Kabupaten dan 37 Kota akan mengikuti PIlkada serentak.

Ratusan daerah yang mengikuti Pilkada serentak tahun 2020 salah satunya adalah kota Solo.

Sebagai kota yang memiliki kultur keragaman budaya, tentunya Solo akan menjadi sorotan sekaligus barometer perpolitikan Jawa Tengah dan Indonesia pada umumnya.

Belum lagi Solo sebagai kampung halaman Presiden terpilih tahun 2019 – 2024 yang di menangkan oleh Joko Widodo, tentunya sosok kepala daerah ke depan di harapkan mampu sinergi dan sejalan dengan Pemerintah pusat di dalam mengelola tata kelola pemerintahan.

Baik dalam kebijakan maupun implementasi di lapangan.

Sosok kepala daerah kedepan di harapkan memiliki wawasan dan kemampuan memahami kultur budaya masyarakat Solo, baik dari sisi bisnis maupun sektor pariwisata.

Karena Solo akan menjadi salah satu kota destinasi wisata di masa depan dengan di operasikanya bandara Kulonprogo yang oleh Pemerintah pusat di rencanakan sebagai pintu masuk ke II sector wisata setelah Bali.

Bursa calon Walikota dan Wakil Walikota saat ini sudah mulai ramai, beberapa tokoh dari kalangan kader partai maupun non partai sudah mulai terang terangan menyatakan diri siap maju jika di calonkan menjadi calon kepala daerah.

Henry Indraguna, kader partai Perindo yang gagal melenggang ke senayan karena partai besutan Hary Tanoe tak mampu mencapai ambang batas PT ( Parlementary Treshold ) secara nasional, di beberapa media sudah menyatakan siap maju jika di calonkan sebagai calon walikota.

Sedangkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang notabene partai terbanyak pemilik kursi di DRPD Kota Solo, secara umum tentunya memiliki banyak kader yang bisa di tunjuk sebagai calon Walikota Kota Solo.

Isu panas Pilkada Kota Solo bukan pada calon Walikota, tetapi siapa calon Wakil Walikota Solo ke depan akan menjadi perbincangan hangat dikalangan para pengamat politik.

Saat ini bursa calon Wawali Kota Solo yang tampak dan siap maju bertarung di Pilkada 2020 adalah BRM. Kusuma Putra, deklarator relawan JADI ( Jokowi Daulat Indonesia ) yang berjuang selama masa kampanye untuk memenangkan Presiden Jokowi di dua periode kepemimpinanya.

Pria yang tak pernah surut berjuang bersama para tokoh lain mengantarkan Jokowi sejak awal mencalonkan diri menjadi Walikota Kota Solo, sampai dengan duduk menjadi Presiden selama dua periode ini mengaku, sepenuh hati siap maju di Pilkada 2020.

Di katakan olehnya, ketulusanya terus berjuang memenangkan Jokowi di beberapa Pilkada dan Pilpres, tak lepas dari kesamaan visi dan misi didalam mensejahterakan dan memakmuran rakyat buah pemikiran sang proklamator.

‘ Buah pemikiran tersebut adalah cinta tanah air. Nasionalis religius yang berbudaya, mampu berdiri di atas kaki sendiri yang berdaulat secara ekonomi, politik dan budaya’ Tegas Kusuma menandaskan

Orator yang juga anggota Perhimpunan Advokat Indonesia ini menambahkan, siapapun nanti yang akan terpilih dalam Pilkada 2020 di kota Solo, harus memiliki wawasan kebangsaan yang luas. Memiliki misi dan visi memajukan Solo sebagai kota budaya, Religius, Bisnis dn Pariwisata.

Mampu menggali potensi wisata sebagai salah satu sumber utama pendapatan asli daerah, selain sumber pajak.

Bisa menjalin sinergi dengan semua pihak, utamanya para tokoh agama, pemangku adat dan budaya di kota Solo.

Memiliki wawasan dengan tetap mempertahankan Solo sebagai kota yang berbudaya, santun dan damai di dalam memberikan kenyamanan bagi wisatawan yang datang berkunjung di kota Solo.

Dari sisi politik, pasangan terpilih harus mampu merangkul para tokoh dari berbagai kalangan, mengajak turut serta membangun Solo berlandaskan nilai nilai luhur Pancasila dan UUD 1945 dengan tetap menjaga rasa persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa, pungkas Kusuma dalam keteranganya.( Jk ) .