Kunjungan Belajar YPLP Kota Denpasar ke Negeri Matahari Terbit

    


Ketua YPLP PGRI Kota Denpasar yang juga kepala SMK PGRI 3 Denpasar, I Nengah Madiadnyana - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) PGRI Kota Denpasar melakukan Kunjungan Belajar ke Jepang. Perjalanan itu diikuti oleh sekitar 40 orang dengan mengunjungi beberapa kota besar di Negeri Matahari Terbit itu antara lain, Nagoya, Kyoto, Tokyo dan Osaka.

Ketua YPLP PGRI Kota Denpasar yang juga kepala SMK PGRI 3 Denpasar, I Nengah Madiadnyana menjelaskan, kunjungan yang diadakan mempunyai catatan khusus terkait budaya masyarakat yang ada di Jepang.

“Studi tidak harus di sekolah saja. Tapi juga di tempat-tempat lain untuk mendapatkan manfaat dari apa yang kita lihat dan rasakan,” jelas Madiadnyana kepada Koranjuri.com.

Poin terpenting dari kunjungan belajar itu menurut Madiadnyana adalah, mendapatkan feedback umpan balik dari segala sesuatu yang ada di negara Jepang.

Terutama tentang bagaimana orang Jepang menghargai waktu maupun kedisiplinan dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Kultur yang sesuai dengan kondisi sosial di Bali itu, menurut Madiadnyana, akan diadopsi dalam dunia pendidikan dibawah YPLP Kota Denpasar.

“Tapi yang tidak sesuai juga tidak akan kita terapkan. Disinilah perlunya kita melihat kondisi sosial dunia luar dan mengembangkan yang positif untuk menjadi penyemangat di lembaga pendidikan yang kita kelola,” ujarnya demikian.

Kunjungan Belajar YPLP PGRI Kota Denpasar menjadi program rutin yang diadakan lembaga yang menaungi sekolah PGRI di Kota Denpasar itu. Tujuan perjalanan, dikatakan Madiadnyana, setiap tahun berbeda dan tidak harus ke luar negeri.

Sejumlah kota besar di Indonesia pernah disinggahi dalam kunjungan belajar yang dilakukan. Sementara, Kunjungan ke Jepang dilakukan pada 21-28 Agustus 2018.

“Tidak selalu ke luar negeri. Namun beberapa negara pernah kita singgahi termasuk Australia, Singapura maupun Hongkong,” jelas Nengah Madiadnyana. (Way)