Kreatifitas Penyelenggaraan mPLS

    

mPLS di SMA PGRI 2 Denpasar Ditutup Dengan Pentas Budaya

Yayasan Kita Sayang Remaja (Kisara) memberikan materi tentang reproduksi kepada peserta didik baru SMA PGRI 2 Denpasar - foto: Koranjuri.com

Yayasan Kita Sayang Remaja (Kisara) memberikan materi tentang reproduksi kepada peserta didik baru SMA PGRI 2 Denpasar – foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – mPLS atau masa Pengenalan Lingkungan Sekolah sepatutnya dikemas dengan cara unik dan kreatif. Masa awal siswa baru mengenali lingkungannya ini juga harus mengedepankan sikap pendidikan dari para senior kepada yuniornya.

Seperti mPLS di SMA PGRI 2 Denpasar. Dalam sepekan siswa baru diajak untuk berkumpul dan mendapatkan materi-materi terkait wawasan dan pengetahuan umum.

Pembelajaran awal sebelum benar-benar mengikuti proses belajar mengajar itu, mencakup materi kegiatan ekstrakurikuler​, kepemimpinan, kurikulum, tata krama dan wawasan kebangsaan.

“Banyak pemateri yang diundang sebagai narasumber. Mereka memberikan pengetahuan terkait bidang-bidang yang ditekuni,” jelas Ketua Panitia mPLS SMA PGRI 2 Denpasar, I Made Suecana.

Pemaparan materi yang diberikan diantaranya ceramah narkoba, kenakalan remaja dan disiplin berlalulintas dari Polsek Denpasar Barat, baris berbaris dari Koramil dan pengetahuan reproduksi dari Yayasan Kita Sayang Remaja (Kisara).

Selain mengikuti kegiatan berwawasan materi pendidikan, siswa baru juga dilibatkan dalam aksi sosial dan penghijauan. Di sela-sela mPLS itu mereka membawa tanaman penghijauan untuk ditanam di lingkungan sekolah.

Pada penutupan yang diadakan Sabtu (15/7/2017), diadakan Pentas Budaya sekaligus pengumuman pemenang dari kegiatan lomba baris berbaris.

“Pentas budaya sekaligus menutup mPLS,” jelas Made Suecana.

Tahun pelajaran 2017/2018, SMA PGRI 2 Denpasar menerima 358 peserta didik baru. Panitia seleksi menyiapkan 10 rombongan belajar untuk menampung siswa baru.
 
 
Way



    





News

BERITA PILIHAN

    

Kembali ke Atas