Kraton Surakarta Berikan Gelar KRT-KMT Kepada Bupati Rote Ndao dan Istri

    


Sinuhun PB XIII Hangabehi bersama permaisuri Kanjeng Ratu Pakubuwanan, memberikan gelar kepada Bupati Rote Ndao, Leonard Haning dan Istri, Paulina Haning - foto: ist/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Kraton Kasunanan Surakarta memberikan anugerah gelar Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) dan Kanjeng Mas Tumenggung (KMT) kepada Bupati Rote Ndao, Leonard Haning dan istri Ny. Paulina Haning-Bullu, Senin 2 Mei 2016. Gelar Ningrat dari Kerajaan Surakarta itu disematkan langsung oleh Raja Kasunanan Surakarta PB XIII.

Gelar itu adalah yang tertinggi dari keraton Solo untuk pihak diluar silsilah inti dari kraton. Mengingat, Leonard Haning adalah seorang Bupati di Kabupaten Rote Ndao.

TERKAIT
» Kraton Solo Gelar Tingalan Jumenengan Dalem PB XIII
» Tradisi Sakral Jumenengan Kraton Surakarta

“Kami sangat tersanjung dan merasa bangga dengan gelar yang diberikan,” ujar Leonard Haning usai menerima gelar di lingkungan Kraton Surakarta Hadiningrat, Senin, 2 Mei 2016.

Menurut Haning, gelar itu diberikan atas hasil meditasi spiritual dari Sinuhun Pakubuwono XIII. Pertimbangan lainnya, bupati dua periode ini cukup berjasa terhadap perkembangan kebudayaan di daerahnya.

“Ini bukan saja tentang gelar semata, tapi juga sangat sakral,” ujar Haning.

Sementara, Lens Haning juga memberikan cenderamata berupa Alat Musik Sasando dan seperangkat Busana Wanita dan Pria, termasuk Topi Ti’ilangga dan Bulamolik.

Dengan penganugerahan gelar tersebut, ke depan diharapkan hubungan antara kedua daerah, baik budaya maupun sosial, dapat lebih ditingkatkan.

Hadir disitu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rote Ndao, Dominggus Modok, Kepala Bagian Umum Setda kabupaten Rote Ndao, Meki Messakh, dan Plt Kabag Humas dan Protokol Setda, Kabupaten Rote Ndao, Ronald Messakh.
 
 
Zak