Koster: Tidak Boleh Lagi Ada Birokrasi Panjang

    


Koster saat mesimakrama dengan warga Banjar Kebon Kuri Lukluk, Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur, Kota Denpasar, Minggu, 8 April 2018 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Sosok Calon Gubernur Bali nomor 1, Wayan Koster dikenal sebagai tipikal pemimpin yang lebih suka bekerja untuk kepentingan masyarakat. Nantinya jika terpilih menjadi gubernur, ia akan menerapkan sistem pelayanan cepat dan dan terukur.

“Astungkara setelah terpilih (sebagai gubernur, tiyang akan terapkan sistem kerja cepat dan terukur. Nanti masyarakat harus mendapat pelayanan cepat. Tidak boleh lagi birokrasinya berbelit-belit. Kalau apa-apanya bisa selesai satu jam, satu hari, iya harus diselesaikan tepat waktu,” tegas Koster saat mesimakrama dengan warga Banjar Kebon Kuri Lukluk, Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur, Kota Denpasar, Minggu, 8 April 2018.

Baginya, peningkatan mutu pelayanan masyarakat di segala bidang sangatlah penting dan akan menjadi prioritas serta perhatian serius pihaknya.

“Misalnya dalam pelayanan program kesehatan gratis Krama Bali Sehat (KBS) akan dilengkapi data serta riwayat kesehatan tiap warga yang pelayanannya dilakukan secara online. Jadi ketika ada warga dari Buleleng yang mengalami kecelakaan di Jembrana, akan langsung bisa ditangani dan mendapat pertolongan di Jembrana,” jelasnya.

Dilanjutkan, dengan mendapat pelayanan secara cepat tadi, maka nyawa dan keselamatan warga bisa tertolong dengan baik.

“Jangan gara-gara pelayanan administrasi yang lambat, maka nyawa dan keselamatan warga yang dikorbankan. Tidak boleh itu terjadi,” tegasnya.

Jika kemudian masih terjadi pelayanan birokrasi terhadap masyarakat yang lambat dan berbelit-belit, maka pihaknya akan memberikan tindakan tegas terhadap pelakunya.

“Pasti saya tindak tegas, tidak boleh ada kompromi. Itu sudah jadi tugas aparatur pemerintah untuk melayani kepentingan masyarakat. Jika bisa dipermudah dan dipercepat, jangan dipersulit. Jangan menyusahkan masyarakat,” tandasnya. (*)

Hits: 0