Koster Bendung Rival dari Pinggiran Denpasar

    


Cagub nomer urut 1 I Wayan Koster - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Wilayah Padangsambian kembali dikuasai pasangan cagub-cawagub nomer urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace). Warga tumpah ruah mengikuti acara simakrama Koster-Ace, Minggu (20/5/2018) kemarin.

Tokoh masyarakat Padangsambian Kelod Si Ngurah Putra menegaskan bahwa desanya sejak dulu merupakan wilayah basis PDIP.

“Yang hadir di sini adalah dari warga Desa Padangsambian Kelod. Paling banyak dari Banjar Jaba Pura dan Batu Bolong, sedangkan yang lain banjar merupakan perwakilan. Karena kalau semuanya hadir tidak akan muat tempatnya di sini,” ujarnya.

Ditegaskannya bahwa militansi dari kader serta simpatisan PDIP Desa Padangsambian Kelod tidak perlu diragukan lagi.

Sementara, Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Koster-Ace Gusti Ngurah Gede mengungkapkan bahwa Koster-Ace merupakan tokoh pemimpin Bali yang sudah teruji.

“Pak Koster sudah tiga kali terpilih sebagai anggota DPR RI dengan suara tertinggi nomor 3 se-Indonesia. Beliau juga telah banyak berbuat untuk daerah dan masyarakat Bali. Sedangkan Cok Ace pernah jadi bupati Gianyar, juga ketua PHRI Bali, jadi pariwisita Bali akan lebih maju ke depan,” paparnya.

Selain itu pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Kota Denpasar mengungkapkan bahwa istri Wayan Koster, yakni Ni Putu Putri Suastini Koster berasal dari Padangsambian Kaja.

Melihat begitu antusiasnya dukungan yang diberikan warga Kota Denpasar khususnya Desa Padangsambian Kelod terhadap Paslon yang diusung PDIP Hanura, PKB, PAN, PPP dan PKPI, Calon Gubernur Wayan Koster merasa optimis akan berhasil meraup suara tertinggi untuk wilayah Kota Denpasar.

“Berdasarkan hasil dari dua lembaga survey, kami sudah menang di delapan kabupaten di Bali. Memang untuk Denpasar, kami masih lemah. Tapi masih ada waktu sebulan sampai tanggal 27 Juni ini. Maka semua kader harus bekerja lebih keras lagi agar bisa menang di sini (Denpasar),” bebernya.

Ditambahkannya, ia bersama Tim Pemenangan menargetkan kemenangan mutlak minimal 70 persen suara pada Pilgub Bali 2018 ini. Masih berdasarkan hasil survey, ia menyebutkan hal itu sudah tercapai.

“Meski sudah dinyatakan menang mutlak, kami belum puas karena masih ada waktu lagi sebulan. Biar kemenangannya sempurna, di Denpasar kita harus menang walau tipis. Tidak kenapa, yang penting menang,” tegasnya.

Tak lupa atas dukungan yang diberikan warga, Koster mengucapkan terimkasih dan rasa bersyukurnya. Kemudian acaranya dilanjutkan dengan pernyataan kebulatan tekad dari yang hadir untuk memilih, mendukung dan memenangkan Koster-Ace pada Pilgub Bali 27 Juni 2018. (*)