Koster Bakar Semangat Tampaksiring, di Klungkung, Tim ‘Satu Jalur’ Gelembungkan Suara

    


Wayan Koster-Tjok Oka dan paket AMAN menggelar simakrama di Desa Pakraman Kawan-Tengah, Kecamatan Tampaksiring, Sabtu, 21 April 2018 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Wayan Koster-Tjok Oka dan paket AMAN menggelar simakrama di Desa Pakraman Kawan-Tengah, Kecamatan Tampaksiring, Sabtu, 21 April 2018.

Antusias warga membuncah. Massa membludak, sampai-sampai, rombongan Koster harus berjalan sejauh 500 meter untuk bisa tiba di lokasi.

“Luar biasa sekali sambutannya meriah, komitmennya begitu tinggi. Terima kasih atas dukungannya yang begitu tinggi mencapai 90 persen. Melihat situasinya, saya kira bisalah perolehan suaranya mencapai 95 persen suara,” kata Koster, Sabtu 21 Maret 2018.

Seluruh organisasi yang dinaungi Desa Pakraman se-Kecamatan Tampaksiring seperti Sekaa Teruna Teruni, PKK, desa pakraman dan kelompok masyarakat lainnya, semuanya hadir. Warga bertekad memenangkan dengan perolehan suara fantastis, 90 persen.

Selanjutnya, pasangan yang diusung PDI Perjuangan, Hanura, PAN, PKPI, PKB dan PPP itu memaparkan program kerja yang diusungnya lima tahun ke depan. Melalui konsep ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’, ada lima program prioritas pertama, sandang, pangan dan papan. Kedua, jaminan sosial dan ketenagakerjaan. Ketiga, pendidikan dan kesehatan. Keempat, adat, agama, tradisi, seni dan budaya. Kelima, pariwisata.

Di Klungkung, Warga Kampung Jawa Siap Menangkan Koster-Ace

Sementara, bergeser di Bumi Serombotan, Klungkung, Tim Khusus Pemenangan Klungkung, menggelar simakrama di Lingkungan Mergan, Kelurahan Semarapura Kelod Kangin, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Sabtu, 21 April 2018.

Sekitar 500 warga hadir dalam acara itu. Tim Pemenangan Klungkung, IGN Alit Kesuma Kelakan mengatakan, program kerja yang akan diusung paket BAGIA selaras dengan apa yang akan dijalankan oleh pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace).

Menurutnya, Koster-Ace di tingkat provinsi menggagas program kerja pendidikan gratis wajib belajar 12 tahun. Program itu akan dijalankan dengan pola satu jalur.

Artinya, menurut Kelakan, skema pembiayaan pendidikan melibatkan pemerintah pusat dan Kabupaten. Pembiayaan lain akan ditanggung pemerintah provinsi dengan nilai lebih besar. Dengan pola pembiayaan seperti itu, Alit Kelakan menyakini program pendidikan di seluruh Bali bisa dijalankan tanpa biaya sepeser pun.

“Maka itulah pentingnya satu jalur pemerintahan. Satu jalur itu maksudnya yang memiliki visi, misi dan program kerja sama. Kalau Koster-Ace dan BAGIA bisa dimenangkan pada Pilkada serentak 27 Juni 2018, pola ini bisa dijalankan dengan baik,” papar Alit Kelakan.

Warga muslim Kampung Jawa, Klungkung, sepakat menyatakan kebulatan tekad mendukung, memenangkan dan memilih Koster-Ace dan BAGIA pada Pilkada serentak 27 Juni 2018 mendatang. (*)