Konjen RRT Serahkan 7 Kontainer Bantuan Pengungsi Gunung Agung

    


Penyerahan bantuan secara simbolis dari Konjen RRT di Denpasar (kanan) kepada PHDI Bali (tengah) disaksikan Kadisbud Bali, di Denpasar, Jumat, 22 Desember 2017 - foto: Ari Wulandari/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (KJRRT) di Denpasar menyerahkan 7 (tujuh) kontainer bantuan untuk pengungsi Gunung Agung. Bantuan senilai total Rp 600 juta itu berupa barang kebutuhan sehari-hari seperti beras, sabun mandi, deterjen, shampoo, pulpen, buku tulis dan selimut.

Bantuan untuk para pengungsi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem tersebut akan disalurkan melalui Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali.

“Kami berharap dengan bantuan kepada para pengungsi yang sedang menghadapi kesulitan ini, mereka akan dapat merasakan kehangatan dan simpati dari masyarakat Tiongkok. Semoga hubungan persaudaraan Tiongkok dan Indonesia semakin erat dan kukuh,” kata Pejabat Konjen RRT di Denpasar Chen Wei, usai penyerahan secara simbolis bantuan tersebut, di Kantor PHDI Bali, di Denpasar, Jumat (22/12/2017).

“Kami juga ingin menyampaikan bahwa dua hari yang lalu, Konjen Hu Yinquan telah menyelesaikan masa jabatan dan kembali ke Tiongkok. Demi memberikan lebih banyak bantuan, Konjen Hu Yinquan sampai membatalkan kegiatan perayaan HUT ke-3 KJRRT di Denpasar dan acara resepsi perpisahannya,” tambah Chen Wei.

Selanjutnya dari anggaran yang dihematkan digunakan membelikan lebih banyak barang-barang kebutuhan hidup bagi para pengungsi di daerah rawan bencana.

Dalam sambutannya Chen Wei menyebutkan, sumbangan yang diserahkan tersebut merupakan sumbangan untuk kedua kalinya, setelah Gunung Agung sejak 22 September 2017 mengalami peningkatan status vulkanik.

Di sisi lain, Chen Wei mengatakan, kunjungan wisatawan Tiongkok ke Bali terus meningkat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik BPS), selama periode Januari hingga November 2017 telah tercatat 1,37 juta wisatawan Tiongkok ke Pulau Dewata atau meningkat 57 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

“Karena letusan Gunung Agung, industri pariwisata di Provinsi Bali terdampak besar. Dengan hati yang tulus, saya mengharapkan Gunung Agung secepat mungkin kembali tenang dan masyarakat Bali ke kondisi normal. Kami yakin perkembangan Provinsi Bali akan semakin dan sejahtera pada masa mendatang,” ujar Chen Wei lagi.

Sementara itu, Ketua PHDI Provinsi Bali Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana menyampaikan ucapan terima kasih atas dipercayanya PHDI Bali untuk menyalurkan bantuan kepada pengungsi Gunung Agung dari Konjen RRT di Denpasar.

“Dalam penyaluran bantuan ini, kami akan melibatkan berbagai komponen seperti Majelis Utama Desa Pakraman, Majelis Madya Desa Pakraman, Peradah, KMHDI dan sebagainya,” ujarnya.

Bantuan yang diserahkan tersebut, menurut Sudiana akan sangat berguna bagi para pengungsi dan memang benar-benar dibutuhkan. “Oleh karena itu, kami sangat berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan dengan ikhlas ini,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha mewakili Gubernur Bali juga sangat mengapresiasi kepedulian Konjen Tiongkok terhadap para pengungsi Gunung Agung.

“Hubungan baik yang selama ini sudah terjalin dengan baik hendaknya terus dipelihara, bahkan bisa ditingkatkan, apalagi selama ini juga telah terjadi akulturasi budaya antara Bali dan Tiongkok,” ucapnya.

Dewa Beratha pun meminta kepada Konjen Tiongkok agar turut menyampaikan informasi kepada warga negaranya bahwa Bali masih aman dikunjungi, meskipun terjadi erupsi Gunung Agung. (Ari)

Hits: 0