Komplotan Spesialis Pembobol Alfamart Digulung Polisi

    


Kasatreskrim Polres Purworejo, AKP Haryo Seto Liestyawan, menunjukkan barang bukti dan tersangka Nk, salah satu anggota komplotan pembobol spesialis Alfamart lintas propinsi - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Komplotan spesial pembobol Alfamart lintas propinsi berhasil digulung Tim Opsnal Satreskrim Polres Purworejo, beberapa waktu lalu. Komplotan ini dibekuk di sebuah Alfamart di daerah Lembang, Bandung, saat mau beraksi.

Anggota komplotan yang berhasil ditangkap ini, Nk (38), warga Kampung Periuk Rt. 02 Rw. 03, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk Kota, Tangerang, Banten, HS (31), warga Bekasi, dan AS (43), warga Pasar Kemis, Tangerang. Satu tersangka lainnya, LAE, masih menjadi DPO.

“Yang kita tahan tersangka Nk. Untuk tersangka HS, ditahan dan diproses di Polres Sleman, serta tersangka AS ditahan dan dan diproses di Polres Gunung Kidul. Karena, mereka juga melakukan aksi pembobolan di daerah-daerah tersebut. Modusnya, dengan potong gembok,” jelas Kapolres Purworejo AKBP Indra Kurniawan Mangunsong, melalui Kasatreskrim AKP Haryo Seto Liestyawan, dalam konferensi persnya, Rabu (26/6).

Terungkapnya aksi komplotan ini, bermula pada Jum’at (26/5) lalu, saat Toko Alfamart di Desa Jenar Wetan, Purwodadi, dibobol pencuri dengan merusak gembok dan kunci rolling door.

Barang-barang yang diambil pelaku, rokok, susu kaleng berbagai merek, HP Tablet merek Samsung, dan recorder CCTV, dengan kerugian mencapai Rp 87 juta.

“Dari laporan pencurian tersebut,
Tim Opsnal Satreskrim Polres Purworejo melakukan penyelidikan serta koordinasi dengan Polres Sleman dan Polres Gunung Kidul Polda DIY, karena di wilayah tersebut terjadi perkara pencurian dengan modus yang sama. Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui keberadaan para pelaku di wilayah Jawa Barat, hingga akhirnya dilakukan penangkapan,” ungkap Haryo Seto.

Dari hasil interogasi terhadap para pelaku, mereka mengakui telah melakukan pencurian di 2 Toko Alfamart di wilayah Purworejo, 1 Toko Alfamart di wilayah Gunung kidul (DIY) dan 1 (satu) Toko Alfamart di wilayah Sleman (DIY).

Barang-barang hasil pencurian dari empat Toko Alfamart tersebut, dijual oleh tersangka HS kepada seseorang yang tidak dikenal, dan tersangka mendapat bagian uang sekitar Rp 20 juta.

Dari kasus ini, jelas Haryo Seto, disita beberapa barang bukti, antara lain, uang sebesar Rp 300 ribu, HP merek VIVO Y91,
baju lengan panjang warna abu-abu biru,
celana jeans warna hitam, satu unit mobil Toyota Avanza (disita penyidik Polres Sleman, DIY), serta berbagai alat seperti gunting besi, linggis, kunci T, serta obeng (disita penyidik Polres Sleman, DIY).

“Tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukumannya, 7 tahun penjara,” pungkas Haryo Seto, didampingi Kasubbag Humas, Iptu Siti Komariah. (Jon)