Kodam IX/Udayana Nyatakan Perang Besar Terhadap Narkoba

    


Foto: Ilustrasi

KORANJURI.COM – Penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang menjadi perhatian Kodam IX/Udayana. Peredaran narkoba menurut Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf J. Hotman Hutahaean, semakin hari semakin mengkhawatirkan dan mengancam masa depan generasi muda.

“Komitmen ini diwujudkan dalam berbagai kegiatan seperti Penyuluhan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Pengedaran Gelap Narkotika (P4GN),” jelas Hotman Hutahaean.

Dalam Program ini secara terus-menerus juga dilaksanakan tes urine per triwulan terhadap anggota Kodam IX/Udayana dan jajarannya.

“Ada sanksi untuk anggota bila terbukti menggunakan narkoba. Apalagi sampai jadi pengedar. Pimpinan TNI AD tegas dalam memerangi narkoba dengan sanksi pemecatan bagi setiap prajurit yang terkena kasus tersebut, jadi sanksinya sangat tegas. Dipecat,” ujar Hotman.

Kapendam menambahkan, maraknya penyimpangan perilaku penyalahgunaan narkoba tersebut, sangat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari.

Karena bila sudah terkontaminasi dengan narkoba maka sendi-sendi kekuatan bangsa semakin hari semakin rapuh digerogoti zat adiktif penghancur syaraf.

Sehingga yang sudah terpengaruh dengan narkoba sudah tidak dapat berpikir jernih. Akibatnya, warga masyarakat selaku bangsa yang tangguh dan cerdas hanya akan tinggal kenangan.

“Peredaran narkoba juga menjadi bagian dari proxy war, atau penghancuran dengan menggunakan pihak ketiga. Kodam IX/Udayana tidak mau hal ini sampai terjadi dan menimpa prajurit TNI dan generasi muda penerus bangsa ini, karena itu Kodam IX/Udayana nyatakan perang besar terhadap narkoba,” jelaanya. (*)

Hits: 0