Kesenian Aceh Wakili Indonesia pada Festival Budaya di Mesir

    


Ketua Seni Budaya Nusantara (KSBN) Hendardji Soepandji melepas duta kesenian asal Kabupaten Bireun, Aceh, yang akan berangkat ke Mesir di Bandara Soekarno Hatta, Jumat, 30 Maret 2018 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Dewan Kesenian Aceh (DKA) memenuhi undangan pemerintah Mesir dalam pertunjukan kebudayaan. Keberangkatan rombongan dalam rangka mewakili Indonesia mengikuti ‘Damanhour International Folk Festival’ di Provinsi Damanhour, Mesir pada 1-7 April 2018.

Keberangkatan rombongan dilepas oleh Ketua Seni Budaya Nusantara (KSBN) Hendardji Soepandji di Bandara Soekarno Hatta, Jumat, 30 Maret 2018. DKA yang diberangkatkan terdiri dari penari dan pemusik dengan jumlah 15 orang.

“DKA berasal dari Kabupaten Bireun. Rombongan berangkat ke Mesir dalam rangka memenuhi undangan resmi dari Pemerintahan Mesir melalui KBRI di Mesir,” jelas Hendardji Soepandji.

Di Provinsi Damanhour, duta kesenian dari Kabupaten Bireun, Nanggroe Aceh Darussalam ini akan tampil membawakan kesenian Aceh yakni Rapa-i, Seudati dan Rabbani Wahid.

Staf Pelaksana Fungsi Penerangan dan Kebudayaan KBRI Kairo, Musa Derek Sairwona mengatakan, kedatangan DKA ke Mesir sebagai kelanjutan dari hubungan Indonesia-Mesir yang selama ini terbangun.

“Orang Mesir menyebut Indonesia dengan ‘brother’. Secara kultural mereka memiliki kedekatan emosional,” jelas Musa.

Sementara, ditambahkan Musa, ada begitu banyak mahasiswa Indonesia yang belajar di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir dengan jumlah mahasiswa dari Aceh sebanyak 300 orang.

“Kerjasama ini dapat mempengaruhi ekonomi, perdagangan, investasi dan pariwisata,” ujar Musa. (*)