Keluar Rumah Tak Pakai Masker Kena Sanksi

    


Pergub itu mengatur tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019. Pergub tersebut mengatur tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Sebelum dilakukan penindakan terhadap masyarakat yang tak mengenakan masker, Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bali mengadakan sosialisasi Pergub Nomor 46 Tahun 2020.

Pergub itu mengatur tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Sosialisasi dilakukan di sekitar Lapangan Niti Mandala Renon dan di sepanjang jalan protokol, di lampu lalu lintas BPD Bali.

“Selain sosialisasi, anggota di lapangan juga memberikan masker untuk masyarakat yang tidak menggunakan, atau maskernya sudah rusak atau kotor,” kata Kasatpol PP Provinsi Bali, Dewa Nyoman Rai Darmadi, Jumat, 28 Agustus 2020.

Dikatakan, pihaknya terlebih dahulu memberikan sosialisasi dan pembinaan bersifat edukatif tentang pentingnya penggunaan masker sebelum menerapkan sanksi denda,” kata Darmadi.

Gerakan Pakai Masker (GPM) secara berkelanjutan dilakukan untuk mengajak warga agar disiplin menjalankan protokol kesehatan. Penggunaan masker harus menjadi kebiasaan dan menjadi perilaku dalam menjalankan aktivitas. Mengingat, vaksin virus yang menyebabkan penyakit covid-19 sampai saat ini belum ditemukan.

“Ada sekitar 260.000 masker yang akan dibagikan pada masa sosialisasi ini,” kata Rai Darmadi. (Way)