Kekerasan Berujung Kematian, di Kebumen Istri Tewas Dianiaya Suami

    


Petugas tengah mengevakuasi mayat Eni Hernawati, Dukuh Tugusari, Desa Bonorowo, Kebumen, yang diduga tewas setelah dianiaya suaminya - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Masyarakat Desa Bonorowo, Kebumen, heboh. Salah satu warganya yang bernama Eni Hernawati (27), ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya yang berada di Dukuh Tugusari, Desa Bonorowo, Kamis (15/11) dini hari.

Di samping mayat korban, terbaring DS (38), suaminya, dalam keadaan tak sadarkan diri, dengan mulut penuh busa. Tak jauh dari keduanya, terdapat sebilah sabit dengan noda darah.

“Diduga, korban tewas dianiaya suaminya. Di TKP ditemukan bekas muntahan yang diduga ada bekas racun, untuk kami bawa ke Laboratorium forensik.” papar Kasubbag Humas AKP Suparno, mewakili Kapolres Kebumen, AKBP Arief Bahtiar.

Untuk selanjutnya, kata Suparno, DS dibawa ke RSUD Prembun untuk segera mendapatkan pertolongan medis. Diduga, usai menghabisi istrinya, DS berusaha bunuh diri dengan minum racun.

Menurut Suparno, berdasarkan kesaksian JS (68), orang tua DS, bahwa pada kurang lebih pukul 02.30 wib mendengar suara keributan dari arah rumah DS.

JS berusaha masuk ke dalam rumah anaknya itu, namun pintu terkunci dari dalam. Ditemani seorang tetangganya, keduanya masuk kedalam rumah dengan cara mencongkel pintu rumah.

“Saat ditemukan, korban sudah meninggal dunia bersimbah darah dengan luka akibat sabetan senjata tajam disekujur tubuhnya,” ungkap Suparno.

Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman dengan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi untuk mengetahui motif kenapa DS tega membunuh istrinya. (Jon)