Kecerdasan Buatan Dibutuhkan untuk Tangkap Kejahatan

    


Foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Satuan pengamanan harus berkualitas dan profesional dengan dukungan teknologi modern. Ketua Umum Asosiasi Teknologi Industri Sekuriti Indonesia (ATISI) Sanny Suharli mengatakan, kecerdasan buatan membantu sistem pengamanan modern sesuai semboyan.

“Teknologi AI Face Recoqnition atau sistem pengenalan wajah seseorang sangatlah mudah mengenali dan mencegah kemungkinan seseorang melakukan kejahatan,” jelas Sanny dalam seminar di Hotel Diraja, 13 November 2019.

Kegiatan itu diinisiasi oleh Kabaharkam Polri yang melibatkan 8 asosiasi PAM Swakara antara lain, Asosiasi Teknologi Industri Sekuriti Indonesia (ATISI) yang merupakan partner Baharkam Polri.

Seluruh Kasubdit Binmas Baharkam Polda di seluruh Indonesia yang berjumlah 34 Polda, juga mengikuti acara itu. Termasuk, Asosiasi Professi Satpam Indonesia (APSI), Asosiasi Jasa Angkutan Uang Tunai Indonesia (APJATIN), Asosiasi Asia Pacific Security (APSA), International Asociation Security Crime Preventions Protections (IASCPP), Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI), dan Asosiasi Security Migas (ASIM). (Bob)