Kearifan Lokal di Bali Terbukti Wujudkan Masyarakat Sejahtera

    


Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menegaskan Bali memiliki nilai-nilai luhur dan adiluhung atau kearifan lokal yang tetap terpelihara dengan baik yang diyakini bisa membantu mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Bupati Giri, dalam menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman sekarang ini, masyarakat semestinya tetap menjaga-menjaga persatuan.

“Persatuan krama desa, dengan mengedepankan semangat rasa “segalak- segilik seluung-luung sebaya antaka, paras Paris sarpanaya” memiliki arti setrategis dalam menjawab persoalan di masyarakat,” tegasnya dalam dharma wacana Pemelaspas Pura Desa dan Puseh Desa Adat Padang Luwih, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Senin (19/2/2018).

Nilai-nilai yang diungkapkannya itu, semua terkandung dalam kearifan lokal di Bali yang terpelihara dengan baik.

Kearifan lokal dengan Seshanti itu, kata dia, akan bisa mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. 

Turut hadir dalm acara tersebut, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Camat Kuta Utara, Perbekel dan ketua LPM, ketua BPD Dalung dan tokoh masyarakat lainnya.

Dalam kesempatan itu, dilaporkan Pemelaspas Pura Desa dan Puseh Desa Adat Padang Luwih setelah melalui proses pembangunan fisik yang berlangsung selama delapan bulan sejak bulan April sampai Desember 2017. 

Selain, Dharma Wacana Bupati Giri, pelaksanaan upacara agama berupa pemelaspas dan mendem/ mupuk pedagingan. 

Kelian Desa Adat Padang Luwih menyatakan, seluruh biaya pembangunan fisik dan upacara pemelaspas dimaksud menghabiskan beaya sebesar Rp 15 milyar yang bersumber dari bantuan pemerintah daerah Kabupaten Badung sebesar Rp 9,9 milyar.

Dana sebesar itu berhasil digali lewat berbagai bantuan seperti anggota Komisi X DPR RI sebesar Rp 400 juta, bantuan dari penyisihan dana LPD Desa Adat Padang Luwih serta punia urunan dari krama desa adat. 

Diketahui, krama Desa Adat Padang Luwih melalui kelihan desa adatnya, menyampaikan ucapan trimakasih kepada Pemda Badung atas dukungan dan perhatian yang sungguh-sungguh dalam memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat termasuk pembangunan sarana dan prasarana tempat ibadah. (*)