Kata Cokorda Pemecutan Soal Arya Wedakarna Maju di Pilgub Bali 2018

    


Anggota Komite III DPD RI Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, saat bertemu dengan Penglingsir Puri Pemecutan dan tokoh pluralis Puri Gerenceng, Anak Agung Ngurah Agung, Rabu, 31 Agustus 2016 - foto: Wahyu Siswadi/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Pencalonan kepala daerah melalui jalur perseorangan sepertinya menjadi cara lain yang akan ditempuh putra-putra terbaik yang dimiliki daerah. Tak terkecuali di Bali, munculnya tokoh independent semakin terlihat dalam kontestasi Pilgub 2018 mendatang.

I Gusti Ngurah Arya Wedakarna menjadi salah satu sosok yang banyak digadang-gadang dapat maju melalui jalur perseorangan di Pilgub Bali 2018. Menghadiri acara ulang tahun tokoh puri Gerenceng, Anak Agung Ngurah Agung beberapa waktu lalu, Anggota Komite III DPD RI asal Bali ini sempat bertemu dengan Cokorda Pemecutan secara informal.

“Saya belum tahu persis apakah dia (Wedakarna) punya niatan maju di Pilgub Bali. Harus ada kepastiannya dulu baru bicara soal dukungan,” jelas Cokorda Pemecutan.

Siapapun yang bakal maju sebagai pemimpin Bali, Cokorda Pemecutan menegaskan akan memberikan dukungan. Namun terkait dengan pertemuannya dengan Arya Wedakarna, dirinya enggan memberikan pernyataan bahwa pertemuan singkat itu menjadi sinyal dukungan.

“Yang pasti saya sangat dekat dengan ayahnya dia, saya sangat baik dengan keluarga Arya Wedakarna,” ujar Cokorda Pemecutan.

Secara pribadi, Pemimpin Puri Pemecutan ini memuji kepiawaian Arya Wedakarna sebagai politisi. Dia dipandang sebagai sosok yang bersih dan tidak pernah terlibat dalam kasus hukum maupun isu korupsi.

“Pinter dia, cerdik. Masih bersih dia, memang ayahnya cerdas,” ujar Cokorda Pemecutan.

Hanya saja menurut pendapatnya, maju melalui jalur independent atau perseorangan masih sangat berat. “Kalau dari partai calon yang mantap Koster dan Sudikerta. Kalau dari independent, ya Wedakarna. Lainnya belum ada,” ujarnya.
 
 
Way

Hits: 3