Kasek SMAN 1 Denpasar Hadiri Asean Twincle Program Consortium di Jepang

    


I Nyoman Purnajaya bersama pelajar Jepang saat menjadi reviewer tentang penemuan spesies baru kerang yang sudah memfosil - foto: ist

KORANJURI.COM – Asean Twin College Envoys (TWINCLE) Program Consortium yang berlangsung di Universitas Chiba Jepang, 17-21 Maret 2016 menjadi bagian kerjasama antar lembaga pendidikan di Indonesia dengan negara Jepang. Tahun ini, SMA Negeri 1 Denpasar kembali diundang dalam forum yang sama dengan Universitas Udayana Bali.

Kepala SMA Negeri 1 Denpasar, Drs. I Nyoman Purnajaya, M.Pd., mengatakan, selama dua tahun terakhir, mahasiswa dari Universitas Chiba datang ke Bali dan melakukan kegiatan praktik di SMA 1 Denpasar.

“Agendanya tahun 2017 mendatang, ada lagi mahasiswa Chiba ke sekolah kita untuk melakukan penelitian. Mereka datang dalam dua kelompok,” jelas Nyoman Purnajaya kepada Koranjuri.com, Rabu, 23 Maret 2016.

Rencana itu telah dibahas dalam konsorsium yang juga dihadiri oleh perwakilan negara-negara di Asean. Selain itu, forum tersebut juga membahas evaluasi kegiatan mahasiswa Universitas Chiba di beberapa negara termasuk di SMA Negeri 1 Denpasar.

Nyoman Purnajaya mengatakan, pihaknya memiliki kepentingan mendasar untuk mendapatkan informasi pendidikan di negara Jepang. Sebagai kelanjutannya, ia akan meneruskan informasi tersebut kepada siswa yang berminat melanjutkan pendidikan di negara Sakura itu.

“Disana saya bisa mendapatkan informasi secara akurat, yang nantinya saya teruskan kepada siswa. Disinilah bentuk kerjasama kita selama ini dengan pemerintah Jepang,” jelasnya demikian.

Selain menjadi bagian dari peserta Konsorsium, Nyoman Purnajaya juga didaulat sebagai reviewer dari penelitian siswa sebuah sekolah menengah di Provinsi Chiba, Jepang, terkait penemuan fosil kerang langka. Ia mendapatkan kesempatan melakukan tanya jawab kepada para peneliti muda disana.

Kerjasama pendidikan antara SMA Negeri 1 Denpasar dengan lembaga pendidikan di negara Jepang mencakup berbagai bidang termasuk budaya. Jalinan tersebut bahkan sempat menarik perhatian Hitomi Noda istri dari PM Jepang Yoshihiko Noda (2011-2012), untuk berkunjung ke SMA Negeri 1 Denpasar pada 2011 silam.

Kunjungan pada waktu itu menyiratkan ketertarikan pemerintah Jepang untuk terlibat dalam menjalin hubungan kerjasama dengan sekolah di Indonesia, khususnya di Bali, dengan SMA Negeri 1 Denpasar.
 
 
Way