Karyawati Gelapkan Dana Perusahaan Hingga Ratusan Juta, Caranya Sangat Rapi

    


Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat mengamankan karyawati sebuah perusahaan yang melakukan penggelapan uang senilai Rp 623 juta - foto: Bob/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Hanya butuh waktu sepekan bagi polisi untuk menangkap RN binti MO (43). Dia ditangkap karena dugaan penggelapan dan pencurian uang perusahaan tempatnya bekerja. Pelaku ditangkap di tempat persembunyiannya di Jalan Komplek Kenanga, RT 008/02 Tangerang, Senin, 5 Maret 2018.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, penangkapan pelaku bermula adanya laporan dari PT Logika Prima Perdana yang mengaku perusahaan mengalami kerugian dengan adanya dugaan penggelapan dana perusahaan sebesar Rp 623 juta

Berbekal adanya laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan menemukan kecurigaan terhadap seorang pegawai berinisial RN binti MO yang telah menyalahgunakan wewenang dan jabatannya untuk meraih kekayaan pribadi.

“Pelaku diamankan di Jalan Komplek Kenanga Tangerang. Pelaku merupakan karyawati dan secara diam- diam uang yang harus dipergunakan sesuai kebutuhan perusahan akan tetapi digunakan sendiri,” ujar Kombes Hengki.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edi Sitepu mengungkapkan, peristiwa penggelapan dan pencurian tersebut terjadi dalam kurun waktu yang cukup lama. Dalam rentang waktu tersebut, pelaku melakukan dengan cara serapi mungkin hingga jumlah uang yang digelapkan kian banyak sampai ratusan juta rupiah.

Edi menjelaskan, pelaku meminta sejumlah uang kepada perusahaan untuk biaya pemesanan barang serta pengurusan barang dari luar negeri. Namun ternyata setelah uang diberikan, tiba-tiba ada tagihan kembali kepada perusahaan, setelah diselidiki ternyata ada invoice yang tidak dibayarkan bahkan ada pula invoice fiktif. Mendapati kejanggalan tersebut, pihak perusahaan yang diwakili Dhiana Merryana melaporkan ke Mapolres Metro Jakarta Barat

Mendapati laporan tersebut, Unit Krimsus dibawah pimpinan Kanit Krimsus AKP Arief Oktora dan Kasubnit III Krimsus Ipda Diaman Saragih melakukan penyelidikan. Alhasil, pelaku (RN) berhasil ditangkap dan diamankan ke Mapolres Metro Jakarta Barat bersama barang bukti berupa 1 bendel bukti pengeluaran Bank, 1 bendel tanda terima uang/cek, Slip gaji atas nama Rita Nurjanah, Surat pengangkatan sebagai karyawan atas nama Rita Nurjanah, dan Invoice fiktif

“Pelaku kini mendekam di tahanan Mapolres Metro Jakarta Barat dan dikenakan Pasal 374 KUHP dan atau 372 KUHP.” Pungkasnya. (YT)